SuaraBandungBarat.id- Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) KBB Tubagus Adhi menegaskan upaya penyelamatan cagar budaya harus dilakukan oleh semua pihak. Salahsatunya dengan membangun museum daerah di Kabupaten Bandung Barat.
Ia mengatakan, sejauh ini upaya yang dilakukan oleh TACB yakni dengan meregistrasi cagar budaya yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Dengan begitu, pemerintah setempat dan masyarakat bisa mengetahui letak lokasi cagar budaya di wilayahnya.
"Setelah diregister, sekarang tinggal bagaimana ada keterlibatan dari masyarakat juga untuk menjaga benda cagar budaya tersebut dan jangan hanya mengandalkan pemerintah. Karena memang sejatinya memang barang tersebut milik warga," katanya, Rabu (16/11/2022).
Ia menambahkan, dengan banyaknya temuan warisan budaya di Kabupaten Bandung Barat seperti artefak, fosil atau arca seyogyanya disediakan tempat peyimpanan khusus seperti museum.
"Museum tersebut harus dibangun, karena dengan adanya museum untuk menyimpan temuan benda pra sejarah itu ada tempatnya. Dengan begitu, baik itu benda milik masyarakat atau temuan bisa sekaligus diregistrasi dan jelas datanya. Ini sebenarnya poin yang harus diprioritaskan," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam hal ini legislatif sudah seharusnya membuat regulasi khusus untuk pelindung benda cagar budaya berupa langkah konkrit upaya pelestarian benda bersejarah.
“Dengan adanya landasan hukum tingkat daerah bisa mendukung pada sisi penganggaran serta siapa berbuat apa. Sebenarnya permasalahan regulasi atau Perda cagar budaya itu ada di legislatif sendiri. Dewan di KBB belum merasakan bahwa kehadiran benda cagar budaya itu penting," katanya.
Salah seorang warga Padalarang, M Fajrin (25) mengatakan, dirinya berharap Kabupaten Bandung Barat memiliki museum khusus untuk menyimpan warisan budaya agar dapat menjadi tempat edukasi bagi masyarakat.
“Selama ini kan kita harus ke Kota Bandung jika mau main ke musem seperti museum Geologi maupun museum Sribaduga,” katanya.
Baca Juga: Video KDRT Satpam Pukul Istri di Tangsel Ternyata Direkam Anak Korban, Polisi: Sudah Berulang Kali
Ia berharap, museum tersebut dapat dibangun oleh pihak terkait agar masyarakat khususnya kalangan pelajar bisa belajar terkait kehidupan masa lalu di tempat sejumlah temuan yang ada di Kabupaten Bandung Barat.
“Di kita ada gua pawon dimana di sana ditemukan manusia Pawon bahkan kemarin-kemari juga ramai ditemukan fosil binatang purba di Cipongkor. Jadi udah pantas Bandung Barat punya museum. Apalagi tidak sedikit bangunan peninggalan zaman colonial,” tuturnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa
-
Ungkap Misteri Puteri Gunung Ledang dalam Bukuloka: Janji Di Puncak Ledang
-
Manggala Agni Berupaya Padamkan Kebakaran Lahan 60 Hektare di Pelalawan
-
Cici Nuni Ungkap Rahasia Sukses Jadi Affiliator, Penghasilannya Setara Pekerja Kantoran
-
5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
TikTok Made Me Buy It: Saat Budaya Konsumtif dan FOMO Berkolaborasi
-
Bakar Sampah Bukan Solusi Praktis: Mengapa Cara Tradisional Ini Justru Mengancam Nyawa?