/
Kamis, 01 Desember 2022 | 17:16 WIB
Richard Eliezer ungkap detail skenario penembakan Brigadir J (Suara.com/Alfian Winanto)

Dari keterangan Richard, Brigadir J kebingungan dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi. 

Tanpa menghiraukan Brigadir J, Sambo justru berteriak memerintah Richard Eliezer atau Bharada E untuk cepat menembak Brigadir J. 

"Kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat kau tembak!" perintah Sambo ke Richard.

Sambil memejamkan mata, Richard mengokang senjata lantas melepaskan peluru. 

Richard menembakkan 3-4 kali peluru, Brigadir J terkapar dan teriak kesakitan.

"Habis almarhum (Yosua) jatuh, FS (Ferdy Sambo) maju, saya lihat dia pegang senjata, dia kokang senjata, dia tembak ke arah almarhum," ucapnya.

Atas terjadinya skenario tersebut, Richard juga menambahkan bahwa Putri Candrawathi jelas mengetahu persis skenario rancangan suaminya, Ferdy Sambo.

Posisi Putri ada di sebelah Ferdy Sambo saat Richard diperintah menembak Brigadir J. 

Bahkan, Putri sempat mengingatkan Ferdy Sambo agar hati-hati dan mengantisipasi suatu hal. 

Baca Juga: 'Ih Manusia Ini Kenapa' Komentar Bharada E soal Status WhatsApp Susi ART Ferdy Sambo

"Karena Ibu (Putri) suaranya pelan, Yang Mulia, tidak dengar secara detail. Tapi Ibu (menyebut) tentang CCTV Duren Tiga, (juga) tentang sarung tangan," kata Richard. 

"Saya tidak bisa mendengar secara ini (jelas) tapi kayak 'entar pakai sarung tangan'," pungkasnya.(*)

Load More