/
Kamis, 01 Desember 2022 | 17:16 WIB
Richard Eliezer ungkap detail skenario penembakan Brigadir J (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.id - Richard Eliezer atau Bharada E mengungkapkan secara detail skenario penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat

Dalam skenario  yang dirancang oleh Ferdy Sambo, Richard menjelaskan peran istrinya, yakni Putri Candrawathi

Hal tersebut disampaikan Richard dalam persidangan dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (30/11/2022).

Saat pulang dari Magelang bersama Putri Candrawathi, Brigadir J, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Richard dipanggil oleh Ferdy Sambo ke rumah pribadinya di Jalan Saguling, Jakarta Selatan Jumat (8/7/2022)

Ferdy Sambo langsung bertanya kepada Richard, kejadian apa yang terjadi saat mereka sedang di Magelang. Menjawab pertanyaan Sambo, Richard mengaku sama sekali tidak mengetahui.

Tak berselang lama, Sambo naik pitam ia menyebut Bahwa Yosua telah melecahkan istrinya Putri Candrawathi di Magelang. 

"Memang kurang ajar anak ini! Dia sudah nggak menghargai saya! Dia sudah menghina harkat dan martabat saya!" ucap Ferdy Sambo dikutip dari Kompas.com

Dimulailah Sambo membuat Skenario pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Skenarionya di 46 (rumah dinas Sambo), Chad. Jadi nanti skenarionya, Ibu (Putri) dilecehkan Yosua, baru Ibu teriak, kamu dengar, kamu tembak, Yosua yang mati," kata Sambo. 

Baca Juga: 'Ih Manusia Ini Kenapa' Komentar Bharada E soal Status WhatsApp Susi ART Ferdy Sambo

Sontak Richard kaget, ia ketakutan mendengar perintah atasannya, Ferdy Sambo. 

Sambo kemudia mengatakan, jika Richard menembak ia akan dilindungan dan aman. 

Sudah kamu tenang saja, kamu aman, kamu bela itu," ucap Sambo kepada Richard.

Kejadian penembakan pun terjadi, Richard, Yosua, Ricky Rizal, Putri dan Kuat Ma'ruf pergi ke rumah dinas Duren Tiga.

Saat rombongan dari Saguling datang ke Duren Tiga, tiba-tiba Ferdy Sambo langsung berteriak menyuruh Brigadir J berlutut.

"Berlutut kamu berlutut! Wey kamu berlutut!" teriak Sambo.

Load More