SuaraBandungBarat.id- Kehidupan bersosial atau bersama pasangan kadang menghadapi dinamika yang bermacam-macam, salah satunya ketika kita mengalami suatu hal yang membuat kita marah.
Lalu bolehkah kita mendiamkan orang saat kita lagi marah? Seorang psikolog yakni Dimas Alwin Haryono memberikan penjelasannya.
Lewat akun pribadi Instagramnya @mudahbergaul, Dimas menyebutkan bahwa situasi seperti dalam ranah psikologi disebut dengan silent treatment.
Silent treatment adalah kondisi dimana kamu sengaja mendiamkan seseorang dengan harapan agar orang tersebut menjadi sadar dan peka atas perbuatannya.
Silent treatment ternyata perbuatan kurang baik yang termasuk perilaku toxic dan merupakan sebuah kekerasan terhadap mental.
Silent treatment akan berdampak buruk terhadap dirimu dan orang lain.
Berikut ini dampak buruk silent treatment:
1. Membuat hububunganmu bersama orang lain rentan rusak
2. Tidak membuat masalah selesai, justru malah menambah masalah.
Baca Juga: Pernyataan Lengkap Polisi soal Perampokan Rumah Raheem Sterling: Tidak Ada Kekerasan
3. Bisa membuat orang lain trauma.
4. Membuat orang lain merasa bersalah
Jadi sebenarnya mendiamkan orang lain ketika kita marah itu boleh atau tidak?
Menurut Dimas Alwin Haryono, jawabannya adalah tergantung dengan tujuan kita melakukan silent treatment.
Jika kamu melakukan silent treatment dengan tujuan untuk menenangkan diri terlebih dahulu, boleh-boleh saja.
Jika kamu melakukan silent treatment agar tidak salah ambil keputusan da tidak salah ketika berbicara.
Situasi tersebut kemudian dinamakan being silent.
Akan tetapi, jika kamu melakukan silent treatment dengan tujuan agar orang lain peka/sadar sendiri dengan perbuatannya, inilah yang disebut silent treatment yang sebaiknya jangan dilakukan.
Solusi untuk menghindari silent treatment:
1. Jika kamu sedang marah dan tidak mau berbicara langsung, maka tenangkan diri terlebih dahulu merupakan jalan terbaik.
2. Kalau sudah tenang, coba mulai berbicara dan tidak diam terus-menerus.
Intinya, diam ketika sedang marah itu boleh, asal tujuannya untuk menenagkan diri terlebih dahulu.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster 2 Resmi Dibuka, 7 Kota Tujuan Ini Jadi Rebutan
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Kabar Gembira! Pemkab Bogor Gelar Pangan Murah di Cibinong, Harga di Bawah Pasar
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
Jadwal Imsak Kota Malang 27 Februari 2026, Jangan Lupa Shalat Jumat!