/
Selasa, 13 Desember 2022 | 19:39 WIB
Syahrini Lakukan Hal Ini Jam 3 Pagi Demi Punya Anak: Isu Cerai Menguat karena Keluarga Reino Barack Tak Sabar Punya Cucu? (Instagram Syahrini)

SuaraBandungBarat.id - Kehidupan rumah tangga Syahrini dan Reino Barack memang sedang diisukan tidak harmonis. 

Keduanya disebut-sebut sedang dalam proses perceraian. 

Salah satu hal yang menyebabkan isu perceraian ini menguat dikarenakan Syahrini belum juga mengandung, meski telah menginjak empat tahun pernikahan. 

Seperti diketahui, Syahrini dan Reino Barrack telah melangsungkan pernikahan di bulan Februari 2018 lalu. 

Keduanya melangsungkan pernikahan di Jepang. 

Usai menikah dengan Reino Barack, Syahrini terlihat sudah tidak manggung lagi. 

Ia lebih banyak menghabiskan waktu untuk menemani kegiatan suaminya yang merupakan pengusaha. 

Sehingga sampai saat ini pun, Syahrini lebih banyak menghabiskan waktu di kampung halaman Reino Barrack yaitu di Jepang. 

Saat ini Syahrini sudah menginjak usia 40 tahun, sementara Reino Barrack berusia 38 tahun. 

Baca Juga: Sosok Ini Bongkar Pertengkaran Syahrini dengan Ibu Reino Barack, Jadi Bukti Perceraian Adalah Benar? Cek Faktanya

Jadi tak heran, jika keduanya memang ingin segera memiliki keturunan atau anak. 

Diketahui bahwa berdasarkan pernyataan akun Instagram @lambe_danu_official99, ternyata Syahrini pernah melakukan beberapa upaya untuk mendapatkan momongan. 

Salah satunya adalah pelantun lagu “kau yang memilih aku” ini pernah mendatangi sebuah rumah sakit di Jakarta untuk program hamil

Bahkan disebutkan oleh si pengirim, Syahrini mendatangi dokter kandungan itu pada pukul tiga pagi. 

“Ternyata Syahrini itu pernah program hamil di Jakarta dan yang menanganinya itu ponakan aku di salah satu rumah sakit. Katanya sih sampai tiga kali program hamil nya tapi nggak jadi karena sel telur nya kosong,” dilansir dari @lambe_danu_official99.

Disebutkan pula bahwa pada saat itu, Syahrini memilih untuk mendatangi rumah sakit melalui pintu belakang dikarenakan takut diketahui oleh media. 

Load More