SuaraBandungBarat.id- Warga Desa Kertamulya, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat akhirnya bertemu dengan pihak PT KCIC terkait pembangunan tower di kawasan tersebut.
Rencananya tower tersebut dibangun untuk kebutuhan signaling Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dengan menggunakan sistem CTSC-3.
Dalam kesempatan tersebut, pihak KCIC melakukan sosialisasi terkait rencana pembangunan tower tersebut. Selain itu, pihak KCIC juga mendengarkan masukan dari warga mengenai pembangunan tower signaling ini.
Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry menjelaskan, hasil pertemuan bersama warga Desa Kertamulya tersebut pada prinsipnya mendukung pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).
"KCIC baru saja melakukan sosialisasi dengan warga Desa Kertamulya di Kabupaten Bandung Barat dan alhamdulillah kegiatan ini direspons baik oleh warga. Pada prinsipnya kami akan berupaya memenuhi permintaan warga sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat mengenai proyek KCJB. Termasuk warga yang berada di sekitar area pembangunan proyek KCJB ini.
“Warga meminta tower signaling tersebut tidak terlalu dekat dengan permukiman warga,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, PT KCIC akan kembali melakukan kajian untuk mencari tempat yang sesuai dengan kebutuhan KCJB dan juga tidak terlalu dekat dengan permukiman Dengan begitu proses pembangunan sarana penunjang KCJB bisa tetap berjalan dan keinginan warga pun terakomodir.
"Kami sangat terbuka pada masukan ataupun keluhan dari masyarakat khususnya yang berada di sekitar area proyek KCJB. Jalur komunikasi kami buka agar ada solusi untuk kedua belah pihak," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, selain membicarakan rencana pembangunan tower signaling, dalam kesempatan itu PT KCIC bersama warga juga membicara mengenai relokasi fasilitas sosial dan fasilitas umum di area tersebut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus