SuaraBandungBarat.id - Viralnya sebuah ungkapan permintaan maaf Ferry Irawan kepada Venna Melinda melalui video yang sampai rela bersujud serta menangis tanpa mengeluarkan air mata, sedang menjadi perbincangan warganet. Bukan hanya warganet yang menyoroti aksi Ferry Irawan tersebut, bahkan seorang psikolog pun ikut berkomentar, yaitu Lita Gading.
Lita Gading, seorang psikolog yang juga artis senior mengatakan bahwa dunia kali ini penuh dengan sandiwara yang diperankan oleh Ferry Irawan dan Venna Melinda.
" Haduh dunia ini penuh dengan sandiwara, panggung sandiwaranya diperankan Ferry dan Venna kali ini, " ucap Lita dikutip melalui Instagram @litagading.psi. Kamis, (19/01/2023).
Lita mengatakan jika tangisan Ferry Irawan ketika meminta maaf kepada Venna Melinda dinilai terlalu berlebihan dan mengingatkan agar Ferry menjaga wibawa sebagai seorang laki-laki dihadapan perempuan.
" Jadi jangan terlalu berlebihan untuk meratapi nasib, jangan terlalu berlebihan untuk meminta maaf. Hormati diri anda, jaga wibawa dimata istri, " lanjut Lita
Bagaimana pun juga pasangan suami istri bisa saling menghormati apabila dapat merubah perilaku buruknya dengan meminta maaf yang berasal dari hati.
" Karena bagaimana pun juga seorang istri atau seorang suami terhadap istrinya ia akan bisa dihormati apabila memperbaiki perilakunya dengan cara meminta maaf dalam hati dan kepada Tuhan untuk benar-benar memberikan satu sikap dan perilaku untuk berubah, " ujarnya.
Ia menilai bahwa orang yang melihat perilaku Ferry Irawan bukannya menjadi iba, namun malah tertawa dan menjadi bahan cibiran.
" Orang melihat ini bukan merasa iba, malah ketawa, malah mencibir. Menurut mereka itu kamu ngga ada harganya, " ucapnya
Baca Juga: Kumpulan Fakta Menarik Bunga Citra Lestari, Antar Teman Casting Hingga Jadi Artis Berprestasi
Terakhir ia mengingatkan kembali untuk tidak mengekspos permasalahan KDRT ini, dan hadapi permasalahan dengan lapang dada serta jangan sampai terulang kembali permasalahan yang sama.
" Maka menurut saya sudahlah jangan kalian ekspos permasalahan ini. Hadapi permasalahan ini dengan lapang dada karena sudah terjadi, dan jangan sampai hal ini terulang kembali. Jadi, hati-hati dengan tindakan hukum. " pungkasnya.
(*)
Berita Terkait
-
Ferry Irawan Nangis Kejer Tanpa Air Mata, Begini Penjelasan Lita Gading Dokter Psikologi Sekaligus Artis Senior
-
Venna Melinda Nangis Kejer Saat Tampil Depan TV, Lita Gading : Stop Undang, Dampaknya Negatif!
-
Venna Melinda Muncul Di TV Ceritakan Kasus KDRT, Warganet : Stop Tampil Di TV Lebih Baik Bantu Traumanya Hilang
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar