SuaraBandungBarat.id - Bagaimana pandangan medis megenai kegiatan onani atau masturbasi amankah atau berbahaya? Begini penjelasan masturbasi menurut ahli medis.
Onani adalah stimulasi yang dilakukan sendiri di titik rangsangan untuk mencapai kepuasan seksual hingga mengalami orgasme, orang biasa melakukan onani untuk menghilangkan gejolak seksual terutama bagi orang yang belum mempunyai pasangan halal.
Dalam pandangan medis aktifitas onani merupakan alternatif seksual yang aman bagi orang yang ingin menghindari kehamilan dan bahaya penyakit seksual menular.
Dulunya onani dianggap penyimpangan dan merupakan pertanda masalah mental, namun dari segi medis onani merupakan aktifitas seksual normal dan sehat yang bisa menyenangkan, memuaskan, dan diterima serta aman.
Secara umum komunitas medis menganggap bahwa onani merupakan sebuah ekspresi seksualitas yang alami dan tidak berbahaya untuk pria dan wanita selama itu tidak menyebabkan cedera fisik atau kerusakan pada tubuh maka onani dapat dilakukan sepanjang hidup seseorang sebagai bagian dari perilaku seksual normal.
Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, laki-laki memang cenderung lebih sering melakukan onani dibandingkan perempuan, aktifitas ini biasanya dilakukan untuk memenuhi hasrat seksual.
Beberapa ahli menerangkan bahwa onani dapat meningkatkan kesehatan dan hubungan seksual dengan menjelajahi tubuh sendiri, seseorang dapat menentukan bagian mana yang menyenangkan.
Bagi yang sudah mempunyai pasangan halal, maka onani bisa dilakukan dengan pasangan. Akan tetapi beberapa budaya dan agama menentang onani, bahkan menganggap onani sebagai perbuatan dosa. (*)
Sumber : Youtube Islam Populer
Baca Juga: Apakah Masturbasi Membatalkan Puasa? Ternyata Begini Penjelasannya Menurut Para Ulama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI