suarabandungbarat.id – Saat ini, media sosial diramaikan oleh curhatan warga yang mengaku dipungut biaya saat melewati jalur baru di daerah pesisir Pantai Pangandaran. Hal itu menjadi sebuah keluhan, apalagi beberapa warga bukan sedang berwisata.
Keluhan warga tersebut akhirnya sampai ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan atau Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari.
Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari itu akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait jalan baru yang berada di pesisir Pantai Pangandaran tersebut.
Berikut isi pernyataan tentang jalan yang berada di pesisir Pantai Pangandaran, oleh Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari yang dikutip dari akun tiktok Info Luar.
Beberapa warga Pangandaran yang mengeluh lantaran dipungut biaya sebesar Rp 60.000 saat memasuki jalur baru yang menghubungkan pesisir Pantai Pangandaran.
Kepala Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari mengatakan bahwa jalur baru antar Pantai dari Pantai Batukaras ke Madasari yang perjalanannya dipersingkat merupakan jalur wisata.
Menurut Tonton, tujuan dibangunnya jalur pesisir yang baru itu untuk meningkatkan PAD atau Pendapatan Asli Daerah, sehingga ada tarif yang ditetapkan untuk menggunakan jalur tersebut.
“Jalur wisata itu kan dibuat untuk memperkaya PAD, sekarang kalau membangun jalur lintas pesisir jika tujuannya bukan buat PAD, untuk apa lagi”, kata Tonton.
Tonton merespon keluhan warga di media sosial tersebut. Menurutnya, apa yang dialami pemilik akun tersebut bukan membayar untuk jalur baru, melainkan untuk biaya retribusi Pantai Batukaras.
Baca Juga: Timnas Israel Dilarang Bertanding di Pulau Dewata, Begini Isi Pernyataan Gunernur Bali
“Pemahaman masyarakat itu seolah-olah menginjak Jalan Anyar yang harus bayar. Jadi, bukan ngiring langkung, ya harus bayar retribusi, ini pemahaman yang harus diedukasi soal jalan wisata”, ucapnya.
Tonton mengatakan, jalan lintas pesisir itu bukan jalur umum, melainkan jalur destinasi wisata yang mempermudah akses wisatawan.
Demikian pernyataan Kepala Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari tentang jalur baru yang menghubungkan pesisir Pantai Pangandaran yang membuat warga harus membayar saat melintasi jalur tersebut.(*)
Sumber: Akun tiktok Info Luar
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax