-
Korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon telah melampaui angka dua ribu orang.
-
Hezbollah dan warga Beirut menolak keras rencana negosiasi damai langsung dengan pihak Israel.
-
Ketegangan militer terus berlanjut di Lebanon Selatan meski ada upaya diplomasi global.
Suara.com - Agresi militer Israel di wilayah selatan Lebanon kini telah merenggut lebih dari 2.000 nyawa warga sipil.
Data terbaru dari otoritas kesehatan Lebanon mengonfirmasi lonjakan dramatis jumlah korban jiwa dalam kurun waktu singkat.
Serangan udara yang menghantam sebuah desa di dekat kota Sidon menjadi salah satu titik paling berdarah.
Dikutip dari Al Jazaara, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya delapan orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.
Operasi militer ini mempertegas ketegangan yang kian tak terkendali antara pasukan Israel dan kelompok Hezbollah.
Selain di Sidon, kehancuran besar juga dilaporkan terjadi di wilayah strategis Distrik Nabatieh.
Sepuluh orang dikabarkan kehilangan nyawa akibat serangan udara yang menyasar kawasan pemukiman di sana.
Ironisnya, tiga orang di antara para korban merupakan petugas darurat yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan.
Hingga saat ini, total korban tewas di seluruh negeri telah mencapai angka 2.020 jiwa sejak awal Maret.
Baca Juga: Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS
Selain korban meninggal, tercatat sebanyak 6.436 orang mengalami luka-luka akibat rangkaian ledakan dan tembakan.
Perlawanan Hezbollah dan Luka di Pihak Militer
Situasi di medan perang darat juga menunjukkan intensitas bentrokan yang sangat tinggi antara kedua belah pihak.
Media Israel melaporkan adanya tentara mereka yang menjadi korban dalam kontak senjata di Lebanon Selatan.
Saluran TV Channel 13 menyebutkan bahwa dua prajurit dari Brigade Pasukan Payung mengalami luka-luka serius.
Kedua tentara tersebut dilaporkan terkena pecahan peluru saat terlibat konfrontasi fisik dengan pejuang Hezbollah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas