SuaraBandungBarat.id – Ada benarnya bahwa perempuan harus dibuat mencapai klimaks terlebih dahulu kemudian laki-laki sebab secara fisik perempuan bisa mencapai klimaks berkali-kali dalam waktu yang dekat, ini disebut dengan multiple orgasm.
Pada laki-laki biasanya tidak bisa langsung klimaks berikutnya setelah mencapai klimaks sehingga ia membutuhkan istirahat untuk bisa melanjutkan aktivitas hubungan badan lagi, hal ini disebut dengan refractory period.
Sementara pasangan beristirahat, ada kalanya perempuan masih ingin melanjutkan aktivitas tersebut karena belum mencapai titik puncak, maka agar sama-sama merasa senang, strateginya bisa fokus ke perempuan terlebih dulu supaya ia mencapai klimaks, kemudian fokus ke laki-laki.
“Tapi gak harus ya, karena mungkin setiap pasangan preferensinya beda-beda,” ucap psikolog Inez Kristanti, dilansir dari akun Instagram @inezkristanti pada Selasa (9/5/2023).
Selain itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan laki-laki untuk membuat pasangan mencapai klimaks.
Pertama, fokus pada bagian klitoris di mana titik ini merupakan pusat kenikmatan pada wanita, klitoris merupakan organ seukuran kacang polong yang terletak pada bagian atas dari mrs. V.
Kedua, lakukan secara perlahan dengan gerakan teratur dan tidak terburu-buru.
Ketiga, posisi wanita berada di atas tubuh pria.
Keempat, laki-laki bisa belajar teknik CAT (Coital Alignment Technique), teknik ini terbukti dapat meningkatkan kemungkinan perempuan mencapai titik puncak, caranya dapat dilakukan dengan menghindari posisi berlutut bagi laki-laki dan menempelkan dada ke pundak perempuan yang tengah berbaring.
Pada dasarnya, kunci dari teknik ini bertujuan untuk membuat kontak langsung antara pangkal mr. P pada laki-laki dengan klitroris wanita, teknik ini juga dapat membuat mr. P mengalami gerakan menukik secara vertikal.(*)
Sumber artikel : Instagram @inezkristanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah