Suara Bandung Barat - Simak berikut adalah sedikit manfaat dari melakukan hubungan intim saat istri sedang haid, meski dinilai banyak negatifnya ternyata ada lho manfaatnya!.
Melakukan hubungan badan bagi pasangan suami istri dinilai akan mempererat hubungan dan menambah keharmonisan rumah tangga.
Bahkan, beberapa pasangan sering melakukan hubungan badan ketika istrinya sedang haid.
Secara medis, hal tersebut tidak masalah meskipun saat melakukannya mungkin sedikit tidak nyaman karena badan akan terkena darah haid tersebut.
Selain itu, beberapa dokter salah satunya dr. Haekal Anshari pun membagikan beberapa efek samping yang kemungkinan akan timbul jika melakukan hubungan badan saat haid.
Seperti dapat memicunya bakteri dan virus yang akan menyebabkan penyakit bagi pasangan tersebut hingga menimbulkan infeksi menular seksual.
Meskipun begitu, ia sendiri juga membagikan beberapa manfaat melakukan hubungan badan saat haid di antaranya:
Pertama, dapat membantu meredekan kram atau nyeri haid termasuk dalam hal ini nyeri payudara dan sakit kepala karena saat seorang mencapai kepuasan seksual tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi rasa nyeri dan memicu rasa senang.
Lebih jauh dari itu, tidak sedikit pula perempuan yang merasakan perubahan mood menjadi lebih baik dan positif sehingga mengurangi stres atau emosi negatif yang biasanya ditimbulkan dari haid.
Baca Juga: Akuisisi Saham Rugikan Negara Rp 100 Miliar, Dirut PT Bukit Asam Diperiksa
"Bahkan akibat perubahan hormon saat haid, membuat perempuan menjadi lebih bergairah hasrat seksualnya terutama saat menjelang haid dan selama haid. Dan hal ini pula yang membuatnya lebih mudah mencapai kepuasan," papar dr. Haekal.
Selanjutnya, dapat pula membantu mempersingkat masa haid karena dinilai hubungan badan saat haid akan memicu kontraksi otot rahim.
"Akibat kontraksi otot rahim yang sangat intens saat orgasme, maka jaringan lapisan rahim bisa lebih cepat luruh dan lepas sehingga darah haid lebih cepat keluar." terangnya lanjut.
Dan juga manfaat selanjutnya ialah bebas dari nyeri penetrasi karena darah dapat berperan sebagai tambahan lubrikasi vagina sehingga Mr. P dapat lebih mudah masuk dan melakukan manuver saat penetrasi.
Dalam hal ini pula diakui oleh dr. Haekal bahwa dalam kondisi haid sekalipun kehamilan masih memungkinkan untuk terjadi. Dan risikonya lebih tinggi terutama untuk perempuan yang mengalami siklus haid singkat.
Jadi, dapat disimpukan beberapa manfaat melakukan hubungan badan saat dari mulai meringankan nyeri saat penetrasi hingga dapat menambah mood pasangan.
Namun, perlu ditekankan melakukan hubungan badan saat haid dapat memicu menyebabkan penularan IMS terutama bila melakukannya tanpa kondom dan bahkan tetap berisiko mengakibatkan kehamilan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Bukan Sekadar Konser, Ini 3 Hal Mewah yang Bikin Penonton F4 'FForever' Dimanja Habis-habisan
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas