SUARABANDUNGBARAT - Logo Twitter Mendadak Berubah, Elon Musk Jelaskan Alasannya?.
Elon Musk, pemilik media sosial Twitter, baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk melakukan perubahan besar pada logo ikonik Twitter yang selama ini menampilkan burung berwarna biru. Rencana ini mengarah pada penggantian logo tersebut dengan gambar X yang akan menjadi identitas baru Twitter ke depan.
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan oleh Elon Musk melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada pukul 12.06 waktu setempat. Dia memberikan informasi bahwa perubahan logo ini akan segera diimplementasikan, tepatnya pada hari Senin.
"Dalam waktu dekat, kami akan mengucapkan selamat tinggal pada merek Twitter dan, secara bertahap, menggantinya dengan gambar X," tulis Elon Musk dalam cuitannya.
Perubahan logo Twitter yang diusulkan oleh Elon Musk menjadi sorotan utama, karena ini adalah langkah besar yang diambil sejak dia membeli platform media sosial tersebut pada tahun sebelumnya dengan harga USD44 miliar.
Sejak Elon Musk mengambil alih kendali atas Twitter, platform ini telah mengalami berbagai perubahan. Namun, perubahan logo ini menjadi pembeda utama dari semua perubahan sebelumnya yang telah dilakukan olehnya.
Namun, rencana perubahan ini juga datang di tengah-tengah kritik yang dialamatkan kepada Twitter baru-baru ini. Salah satu isu kontroversial adalah keputusan Twitter untuk membatasi jumlah tweet yang dapat dibaca oleh beberapa akun mulai awal bulan ini. Kebijakan ini telah menuai kecaman dari pengguna dan profesional pemasaran.
Tak hanya itu, Twitter juga tengah menghadapi gugatan hukum dari mantan karyawannya yang menuntut pembayaran pesangon senilai USD500 juta.
Sejak akuisisi oleh Musk, Twitter telah mengambil tindakan tegas untuk melakukan pemutusan hubungan kerja dengan lebih dari setengah jumlah karyawannya. Langkah ini diambil dalam upaya untuk mengurangi biaya operasional dan mencegah risiko kebangkrutan.
Baca Juga: Cek Fakta, Di Tengah Konflik dengan Elon Musk Pendiri Facebook Baper ke Warganet Indonesia
Pergantian logo Twitter ini juga menandai momen ketika Twitter harus bersaing dengan aplikasi baru yang bernama Threads, yang dimiliki oleh META.
Threads baru-baru ini diperkenalkan sebagai alternatif bagi mereka yang merasa tidak nyaman dengan kebijakan-kebijakan di Twitter. Aplikasi ini menawarkan ruang diskusi yang terpisah dari Instagram, memberikan pengguna kesempatan untuk melakukan percakapan publik dengan lebih leluasa.
Adam Mosseri, CEO Instagram, bahkan mengungkapkan bahwa dalam lima hari pertama peluncurannya, Threads berhasil menarik 100 juta pendaftar baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026
-
Tembus Rp232 Miliar! Pajak Kendaraan Jadi Mesin Utama Pembangunan Bandar Lampung
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Ujung Tombaknya BYD
-
Paradoks Negeri Tambang: Kaya Sumber Daya, tapi Bergantung pada Pajak
-
Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00
-
Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial
-
Kasus HIV-AIDS Meningkat di Riau, Tahun 2025 Tercatat Seribu Kasus
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Belum Setahun, Tiga Serangan 'Bom' Menyasar Sekolah di Indonesia, Pelaku Selalu Korban Perundungan?