SUARABANDUNGBARAT - Sebuah kisah mengerikan mengenai seorang wanita yang menjadi korban modus paranormal yang sangat meresahkan masyarakat sedang menjadi perbincangan hangat.
Wanita tersebut, yang menggunakan nama samaran "Bu Selvi," mengalami pengalaman menakutkan saat hendak memasang susuk agar disukai oleh para lelaki.
Awalnya, Bu Selvi memiliki keinginan untuk memasang susuk agar menarik perhatian para lelaki.
Ia datang kepada seorang dukun, atau yang sering disebut paranormal, dan menyampaikan niatnya.
Sang dukun mengaku bisa membantu, namun dengan satu syarat Bu Selvi harus melakukan ritual bersetubuh dengan sang dukun sebagai bagian dari prosesnya. Syarat ini tentu saja tidak masuk akal dan sangat melanggar norma serta etika.
Namun, Bu Selvi terkecoh dan hampir saja menjadi korban. Dengan polosnya, ia menyampaikan niatnya kepada sang dukun.
Dalam kesepakatan awal, sang dukun meminta mahar sekitar 500.000 sebagai imbalan dari jasa pemasangan susuk tersebut. Ritualnya termasuk bersetubuh dengan sang dukun.
Ketika waktunya mendekati, Bu Selvi ragu dan menunda kesanggupannya. Sang dukun, yang tampaknya semakin serakah, meminta nomor HP Bu Selvi.
Kedua hari setelah pertemuan itu, sang dukun menghubungi Bu Selvi dengan nada mengancam, meminta agar Bu Selvi melanjutkan ritual bersetubuh. Tentu saja, Bu Selvi menolak.
Baca Juga: Kisah Horor: Akibat Kencing Sembarangan, Orang Ini Alami Kejadian di Luar Nalar
Beruntung, Bu Selvi mencari informasi mengenai pemasangan susuk melalui bersetubuh dan menemukan sebuah video yang membongkar modus penipuan semacam itu.
Video tersebut membuatnya sadar akan bahaya yang ia alami dan mengungkapkan kebohongan yang dilakukan oleh sang dukun.
Bu Selvi kemudian memiliki ide untuk mengerjai sang dukun. Ia membalas chat sang dukun dengan pura-pura setuju untuk melanjutkan ritual, tapi mengatakan bahwa ia tidak memiliki uang untuk membayar mahar dan bahkan tidak memiliki biaya transport untuk datang ke tempat sang dukun.
Kebohongan ini ternyata berhasil, sang dukun terpercaya dan malah menawarkan untuk menanggung biaya transport sebesar 300.000.
Namun, setelah sang dukun menerima transfer tersebut, ia langsung memblokir Bu Selvi. Kejadian ini mengungkapkan bahwa niat sang dukun hanyalah untuk memanfaatkan situasi demi kepuasan pribadi dan tidak peduli dengan kerugian yang dialami oleh korban.
Sumber: Youtube Abah Romdhoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?