SUARA BANDUNG BARAT - Ferry Irawan mengaku, sekarang ini hanya ingin membahagiakan sosok ibundanya, Hariati.
Itu tujuan, Ferry Irawan selepas keluar dari penjara atas kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Venna Melinda.
"Ferry cuma pengin bisa bahagiain ibu sekarang. Untuk aku bisa ada di sini sekarang itu benar-benar berkah yang Allah kasih," katanya, di tayangan Brownis Trans TV, pada Senin, (21/8/2023).
Di samping Hariati, Ferry Irawan tampak seperti anak kecil. Pria 46 tahun itu mengaku tidak akan bisa bertahan di penjara jika bukan karena dukungan dan doa dari ibunya.
"Dia itu luar biasa banget," katanya.
Ferry Irawan akui kesulitan menghadapi kehidupan di penjara selama ini. Menurutnya, waktu berjalan lambat di sana.
"Nggak gampang lewati itu semua di dalam (penjara), satu hari itu kayak satu tahun. Puasa di dalam, lebaran di dalam, nggak bisa komunikasi. Makanya, kubilang sekarang cuma mau bahagiain dia (ibu)," katanya.
"Demi Allah berat banget tujuh bulan di dalam lahir batin, aku cuma minta kekuatan dari Tuhan," sambungnya.
Niat baik Ferry Irawan untuk berbakti disambut oleh sang ibunda. Hariati juga amat bersyukur kini bisa terus bersama anaknya.
Baca Juga: Soal Sidang Perdana Kasus Narkoba Ammar Zoni, Begini Kata Pihak PN Jaksel
"Sekarang, Alhamdulillah Ferry sudah bebas. Bersyukur mami sebagai ibu, kangen lah," kata Hariati.
Selain itu, Hariati turut bersyukur penderitaan putranya kini sudah diangkat. Ia berharap, kedepannya kehidupan Ferry Irawan akan lebih baik dan bahagia.
"Dengan penderitaan dia selama ini, mami bersyukur sekarang ke Allah. Mudah-mudah, kedepannya akan lebih baik, ya," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu