SUARA BANDUNG BARAT - Benarkah buruknya polusi udara dapat mengakibatkan menurunnya kualitas sperma pria hingga berpengaruh terhadap kesuburan?
Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS alias Dokter Boyke jelaskan keterkaitan polusi udara dengan kesuburan dan keperkasaan.
Selain ketahanan durasi saat berhubungan badan, kualitas sperma dan kesuburannya juga disebut sebagai salah satu bentuk keperkasaan seorang pria.
Keperkasaan seorang pria juga menjadi salah satu faktor yang bisa membuat hubungan rumah tangga makin harmonis.
Begitu juga sebaliknya, pria yang keperkasaannya mulai menurun dapat mengakibatkan kurangnya kepuasan para istri hingga berpotensi mengurangi keharmonisan rumah tangga.
Lantas benarkah buruknya polusi udara seperti yang dialami di Jakarta, Bandung, dan daerah lainnya membuat keperkasaan itu menurun?
Seperti yang dikutip bandungbarat.suara.com dari Instagram @grahawish, Dokter Boyke menegaskan jika memang benar polusi udara berdampak pada kesuburan dan kualitas sperma atau keperkasaan.
Dokter Boyke menyebut jika Indonesia terutama Jakarta mengalami tingkat polusi udara paling buruk di seluruh dunia.
Bahkan menurutnya, daerah lainnya seperti Bandung dan Bogor juga terkena polusi udara yang dapat mengganggu kesuburan serta keperkasaan.
"Banyak banget pertanyaan, apakah polusi udara yang menggawat termasuk Indonesia, Kota Jakarta itu nomor satu di dunia polusinya, bahkan Bandung, Bogor semuanya pun terkena polusi udara mengganggu kesuburan, mengganggu keperkasaan, mengganggu juga kepada aktivitas seksual? Jawabannya ya," kata Dokter Boyke.
Selain itu, Dokter Boyke juga menyebut jika mungkin saja kesuburan atau keperkasaan yang menurun disebabkan oleh makanan yang kurang sehat.
Namun menurutnya, banyak orang yang tidak mengetahui atau lupa jika ada satu hal yang mengganggu kesuburan dan keperkasaan yakni polusi.
"Kok makin banyak sih orang yang gak subur, apa karena makanan? iya mungkin, apa karena makanan instan itu bikin gemuk? iya mungkin, tapi mereka lupa, ada polusi udara," jelasnya.
Maka dari itu berdasarkan penjelasan Dokter Boyke, dapat diketahui jika memang polusi udara berdampak bagi kesuburan, keperkasaan, atau kualitas sperma.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Viral Anggaran Sewa Laptop Rp349 Juta Dituding Pemborosan, Kemenag: Realisasinya Lebih Hemat
-
Paradigma Tough Love: Urgensi Disiplin Mamak Nur dalam Novel Burlian
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!