MD (35) dilaporkan meninggal dunia usai dihabisi oleh seorang pria. Lokasi meninggalnya MD di kawasan SPBU, Jalan Gubernur Soebarjo, Banjarmasin Selatan.
Peristiwa meninggalnya MD lantaran ia terlibat perkelahian dengan pria yang juga sedang mengantre BBM di SPBU tersebut. Kejadian itu terjadi Jumat (16/12/2022) malam.
Dijelaskan Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Eka Saprianto, perkelahian tersebut bermula dari pertanyaan pelaku soal terpal penutup bak truk yang robek.
“Permasalahan dipicu oleh pertanyaan pelaku terpal penutup bak truknya yang robek, korban merasa tersinggung atas pertanyaan pelaku, kemudian ia mendorong pelaku,” ucapnya, dikutip dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (18/12/2022).
Penjelasan Kompol Eka berlanjut, tak terima didorong oleh pelaku, pelaku pun spontan mencabut sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya. Kemudian ditusukkan ke arah perut korban.
“Pisau ditusukkan sebanyak satu kali kearah perut korban, sehingga korban jatuh tersungkur,” katanya.
Namun, pelaku saat melihat korbannya jatuh akhirnya langsung melarikan diri. Berangkat dari kejadian itu, akhirnya personil Polsek Banjarmasin Selatan melakukan pencarian.
Mereka menemukan kerabat pelaku. Sehingga, dilakukanlah pendekatan dengan pihak keluarga agar pelaku menyerahkan diri.
“Sebelumnya kita telah mendatangi TKP, setelah mendapatkan keterangan dari saksi yang melihat pada saat kejadian,” jelasnya.
Baca Juga: Laporan Tiap Hari Keramas, Kaesang Disentil Gibran: Iya (Ketombean)
Ia pun membenarkan jika pelaku menyerahkan diri dan saat ini diamankan di Polsek Banjarmasin Selatan guna mempertangungjawabkan perbuatannya.
Adapun saat kejadian diketahui korban MD (35) bersama dengan kakaknya Ato (50) sedang mengantre BBM di SPBU tersebut sejak sekitar pukul 17.00 Wita.
Saat itu korban sempat keluar dari truk, namun selang beberapa saat dirinya keluar. Korban ditemukan terkapar bersimbah darah di bawah truk fuso akibat terluka dibagian perut.
“Ya korban mengalami luka tusuk bagian perut dan saat itu langsung kita evakuasi menuju RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.
Namun nahas saat dalam perjalanan menuju IGD kondiri korban pun diketahui semakin kritis dan akhirnya korban menghembuskan nafas di jalan.
“Sempat kritis, akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RSUD Ulin Banjarmasin,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran