- Kementerian ESDM resmi menaikkan harga batu bara acuan untuk periode kedua April 2026.
- Seluruh komoditas batu bara berbagai tingkat kalori di Indonesia mengalami lonjakan harga dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya.
- Kenaikan ini menetapkan HBA nilai kalori 6.322 kcal/kg menjadi USD 103,43 per ton dari harga USD 99,87 per ton.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Rabu (15/4/2026) resmi menaikkan harga batu bara acuan (HBA) untuk periode kedua April 2026.
Penetapan harga acuan itu tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 145 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Kedua Bulan April Tahun 2026.
"Harga batubara acuan (HBA) untuk periode kedua bulan April 2026 tahun 2026 sebagaimana dimaksud dalam Diktum Pertama digunakan sebagai dasar perhitungan harga patokan batubara (HPB) untuk periode kedua April 2026," bunyi salah satu keputusan yang tertuang dalam Kepmen ESDM yang dikutip pada Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan baleid tersebut dijelaskan bahwa seluruh komoditas batu bara dengan berbagai tingkatan kalori mengalami lonjakan harga.
HBA dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar USD 103,43 per ton, naik dari periode sebelumnya yang sebesar USD 99,87 per ton.
HBA I dengan kalori 5.300 kcal/kg GAR, ditetapkan sebesar USD 77,71 per ton, naik dibandingkan periode pertama yang berada di level USD 72,28 per ton.
HBA II degan kalori 4.100 kcal/kg GAR, dipatok pada USD 52,84 per ton. Angka ini meningkat dari harga periode sebelumnya sebesar USD 49,99 per ton.
HBA III dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR, ditetapkan sebesar USD 38,30 per ton, mengalami kenaikan dari periode pertama yang sebesar USD 35,23 per ton.
Baca Juga: Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
Berita Terkait
-
Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi
-
RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton
-
Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya
-
Hadapi Krisis Minyak, Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Produksi Batu Bara
-
Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter
-
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
-
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
-
Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni
-
Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali
-
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik