Isu miring soal Anies Baswedan yang punya keturunan darah Arab-Yaman memang tengah menyeruak. Ia yang bertekad maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 itu memang sering dikaitkan dengan isu tersebut.
Namun, ada sosok yang membela Anies. Yah, ia adalah Aktivis dan Advokat Senior bernama Eggi Sudjana. Ia mengatakan, tudingan soal Anies yang bukan orang berdarah asli Indonesia itu tak benar alias hoaks.
“Tanggal 9 Agustus 45 itu BPUPKI yang sudah merumuskan, Soekarno yang ngomong. Bagaimana masa orang PDIP nggak ngerti omongan Soekarno. Anies sudah bangsa Indonesia," jelasnya dikutip Senin, (26/12/2022), dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com.
Ia mengungkapkan, bangsa Arab di Indonesia sudah melebur. Hal itu ia kaitkan dengan kakek dari Anies.
Fakta itu ia sampaikan di hadapan Politisi PDI-Perjuangan Aria Bima. Saat itu ia berada di dalam diskusi yang sama.
“Soal Anies, sejak tanggal 9 Agustus 1945, BPUPKI telah merumuskan lewat Partai Arab dulu kakeknya beliau (Anies) AR Baswedan sudah melebur bangsa Arab jadi bangsa Indonesia," katanya.
Namun baginya, hal sama tak berlaku bagi bangsa Tionghoa. Di mana katanya, masyarakat dengan turunan darah itu memiliki nama yang dobel.
"Beda dengan bangsa Tionghoa, dia enggak bisa jadi bangsa Indonesia. Makanya orang Tionghoa double namanya. Ahok ada Basuki, Sudono Salim ada Limsiliom," tuturnya.
"Ini soal Anies. Anies itu sudah bangsa Indonesia, jangan disinggung orang Arab lagi," sambungnya.
“Intinya bhawa pilitik identitas yang berdamapak pada diskirminasi dan polarisasi itu tepat apa yang diomongkan Presiden Jokowi,” timpal Aria Bima saat beradu argumen dengan Eggi.
Untuk diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyinggung terkait politik identitas. Menurutnya, politik itu sangat berbahaya.
Sebab, isu SARA di media sosial (Medsos) jelang pemilu atau masa kampanye kerap kali menjadi pemantik perpecahan.
"Hati-hati kita ini beragam, agama, suku, ras, beragam. Jadi hati-hati, kalau ada percikan kecil mengenai ini, segera diperingatkan, enggak usah ragu-ragu, segera peringatkan, panggil, pasti grogi," kata Jokowi beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil
-
Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras
-
Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara