Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah akan meningkatkan slot waktu penerbangan dalam dan luar negeri. Meski begitu, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, langkah itu akan dilakukan dengan sangat hati-hati.
“Jadi ada permintaan sebanyak 166 slot, atau perkembangan 84 persen penambahan itu. Namun demikian Bapak Presiden mengarahkan bahwa sekalipun permintaan itu banyak, (langkah ini) perlu lakukan dengan hati-hati. Dari sarau sisi, kita harus lihat apakah produktivitas daripada konektivitas itu efisien atau tidak. Kalau tidak efisien, jangan terlalu diberikan kesempatan,” ungkapnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (28/12/2022).
Untuk mengakomodir lonjaknya permintaan slot waktu penerbangan tersebut, katanya, pemerintah akan meningkatkan kemampuan bandara-bandara dalam mengakomodasinya.
Ia menjelaskan, tingkat penerbangan dalam negeri sudah mencapai sekitar 71 persen dari tingkat pada masa sebelum pandemi.
Khusus untuk bandara Soekarno Hatta, katanya, bahkan sudah hampir mendekati 90 persen. Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pemulihannya baru mencapai 33 persen.
Guna mendukung peningkatan di sektor penerbangan, kata Budi, pemerintah akan mendistribusikan kapasitas penerbangan pada tiga terminal yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.
Ia mencontohkan, sebagian besar penerbangan di terminal 3 akan dipindahkan ke terminal 2F, sehingga penerbangan umroh misalnya bisa dilakukan di terminal itu.
Pihaknya juga akan mengurangi jumlah peserta umroh di kedua terminal tersebut dengan membuat suatu lounge khusus agar peserta dan pengantar umroh bisa terlayani dengan lebih baik.
“Berikutnya, bagaimana mengoptimalkan khususnya Soetta runway ketiga. Ini memang harus kita optimalkan agar jumlah kapasitas dan juga antrean dari pesawat relatif lebih bagus, kita juga minta AP2 (Angkasa Pura 2, red) dan kawan-kawan untuk meningkatkan goundhandling karena itu yang kadang-kadang menyebabkan keterlambatan,” tuturnya.
Baca Juga: Away ke Gelora Bung Karno, Madam Pang: Ini Pertandingan Terberat Thailand
Presiden Jokowi dalam Ratas menginstruksikan agar penambahan slot penerbangan dilakukan secara hati-hati, dengan memperhatikan konektivitas dan efisiensi.
“Yang lain adalah kami sendiri bersama AP 2dan AirNav akan melakukan suatu distribusi slot, kita juga tahu bahwa ada golden time, pada pagi dan sore hari. Kita akan mengimbau pada airlines untuk menyebar penerbangan itu pada waktu-waktu yang lain,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Evakuasi Dramatis Pendaki 145 Kg di Gunung Gede Pangrango
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap