/
Rabu, 28 Desember 2022 | 22:41 WIB
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia. [SuaraKalbar.co.id]

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah akan meningkatkan slot waktu penerbangan dalam dan luar negeri. Meski begitu, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, langkah itu akan dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Jadi ada permintaan sebanyak 166 slot, atau perkembangan 84 persen penambahan itu. Namun demikian Bapak Presiden mengarahkan bahwa sekalipun permintaan itu banyak, (langkah ini) perlu lakukan dengan hati-hati. Dari sarau sisi, kita harus lihat apakah produktivitas daripada konektivitas itu efisien atau tidak. Kalau tidak efisien, jangan terlalu diberikan kesempatan,” ungkapnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (28/12/2022).

Untuk mengakomodir lonjaknya permintaan slot waktu penerbangan tersebut, katanya, pemerintah akan meningkatkan kemampuan bandara-bandara dalam mengakomodasinya.

Ia menjelaskan, tingkat penerbangan dalam negeri sudah mencapai sekitar 71 persen dari tingkat pada masa sebelum pandemi.

Khusus untuk bandara Soekarno Hatta, katanya, bahkan sudah hampir mendekati 90 persen. Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pemulihannya baru mencapai 33 persen.

Guna mendukung peningkatan di sektor penerbangan, kata Budi, pemerintah akan mendistribusikan kapasitas penerbangan pada tiga terminal yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

Ia mencontohkan, sebagian besar penerbangan di terminal 3 akan dipindahkan ke terminal 2F, sehingga penerbangan umroh misalnya bisa dilakukan di terminal itu.

Pihaknya juga akan mengurangi jumlah peserta umroh di kedua terminal tersebut dengan membuat suatu lounge khusus agar peserta dan pengantar umroh bisa terlayani dengan lebih baik.

“Berikutnya, bagaimana mengoptimalkan khususnya Soetta runway ketiga. Ini memang harus kita optimalkan agar jumlah kapasitas dan juga antrean dari pesawat relatif lebih bagus, kita juga minta AP2 (Angkasa Pura 2, red) dan kawan-kawan untuk meningkatkan goundhandling karena itu yang kadang-kadang menyebabkan keterlambatan,” tuturnya.

Baca Juga: Away ke Gelora Bung Karno, Madam Pang: Ini Pertandingan Terberat Thailand

Presiden Jokowi dalam Ratas menginstruksikan agar penambahan slot penerbangan dilakukan secara hati-hati, dengan memperhatikan konektivitas dan efisiensi.

“Yang lain adalah kami sendiri bersama AP 2dan AirNav akan melakukan suatu distribusi slot, kita juga tahu bahwa ada golden time, pada pagi dan sore hari. Kita akan mengimbau pada airlines untuk menyebar penerbangan itu pada waktu-waktu yang lain,” tambahnya.

Load More