KPK telah meminta Ditjen Imigrasi untuk mencekal enam orang terkait dugaan kasus korupsi. Salah satunya Direktur Utama Transjakarta M Kuncoro wibowo.
Dugaan kasus korupsi itu yakni penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020-2021 di Kementerian Sosial (Kemensos).
“Benar, sebagai rangkaian dari proses dan kebutuhan penyidikan,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dilansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (15/03/2023).
“KPK mengajukan tindakan cegah agar tidak melakukan perjalanan keluar negeri ke Dirjen Imigrasi Kemenkumham terhadap enam orang yang diduga terkait dengan perkara ini,” ucapnya.
Ali menyebutkan, permintaan pencegahan ke luar negeri itu selama enam bulan kedepan. Terhitung hingga Juli 2023. “Dan dapat diperpanjang kembali apabila diperlukan,” katanya.
Menurutnya, pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk mempermudah penyidik, jika nantinya para keenam orang tersebut dibutuhkan untuk dimintai keterangan.
“Pertimbangan cegah ini dilakukan, antara lain agar para pihak dapat hadir memenuhi panggilan tim penyidik sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” sebutnya.
Hanya saja, Ali belum mengungkap nama-nama yang dicegah ke luar negeri. Meski begitu salah satu nama yang diketahui masuk dalam daftar cekal tersebut mantan Direktur Utama Transjakarta M Kuncoro
Hal itu diketahui berdasarkan pernyataan dari Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Ahmad Nursaleh. Pencegahan ke luar negeri itu berlaku sejak Februaroi 2023.
Baca Juga: Kementerian BUMN Luncurkan Program Mudik Gratis untuk Lebaran Ini
“Saat ini WNI atas nama M Kuncoro Wibowo tercantum dalam daftar pencegahan usulan KPK berlaku 10 Februari 2023 sampai dengan 10 Agustus 2023,” kata Nursaleh.
KPK membuka penyidikan baru dugaan korupsi pekerjaan penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2020-2021 di Kemensos.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Target 3 Juta Penonton di Film 402 Rumah Sakit Angker Korea, Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Apa Saja Fitur Penting yang Harus Ada di Sepatu Lari? Ini 7 yang Perlu Diperhatikan
-
Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini
-
BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual
-
Pelatih Maroko: Prancis Menang karena Kualitas Individu Kylian Mbappe
-
7 Ciri-Ciri Sepatu Jalan yang Nyaman dan Awet, Wajib Diperhatikan sebelum Beli
-
Prancis Belum Layak Juara Dunia Lagi Jika Masalah Ini Tak Segera Dibenahi!
-
Akhir Pelarian Penipu Tenaga Kerja di Lampung Tengah
-
Dua Kali Dipecat, Dua Kali Lolos: Keajaiban Banding Bripda Fauzan Jadi Sorotan
-
4 Cara Memakai Bedak agar Tahan Lama Tanpa Foundation