Mantan bos Ajudan Pribadi alias Muhammad Akbar, Andi Rukman Nurdin Karumpa, ikut terkejut. Saat selebgram tersebut ditangkap polisi.
Andi Rukman, pengusaha asal Sulawesi Selatan, tidak menyangka mantan ajudannya bisa melakukan penipuan. Mengingat sebelumnya ia dikenal sosok yang polos dan jujur.
Akbar sebelumnya bekerja pada Andi Rukman. Bermula dari tukang pijat hingga menjadi ajudan pribadi. Sehingga terkenal dengan panggilan ajudan pribadi.
Karena bekerja untuk pengusaha sukses dan terkenal, Ajudan Pribadi memiliki akses ke banyak pejabat. Namun, setelah tidak lagi bekerja dengan Andi Rukman, Ajudan Pribadi mulai berubah.
Ajudan Pribadi telah ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Barat karena melakukan penipuan senilai Rp1,3 miliar dengan modus jual beli Mercedes-Benz G-Class dan Toyota Land Cruiser.
Rukman tak menyangka Ajudan Pribadi yang dulu dikenalnya sebagai sosok yang lugu dan jujur, ternyata berani melakukan penipuan.
"Jujur saya sangat shocked, karena pengalaman saya pribadi membawa Akbar ke Jakarta pada tahun 2014 itu saya membawa dengan kepolosannya dia, kejujuran, ketulusan," ujarnya, Jumat 17 Maret 2023.
"Tidak menyangka, sama sekali tidak menyangka dengan kepolosan dan keluguannya dulu," katanya.
Dia mengungkapkan Ajudan Pribadi sudah tidak bekerja padanya sejak 2018. Rukman juga mengakui pribadi mantan anak buahnya itu mulai berubah sikapnya.
Baca Juga: TC Timnas Indonesia U-22 Periode Maret Selesai, Indra Sjafri Nilai Kualitas Pemain Tak Jauh Berbeda
Mantan bosnya ini juga pernah menegur Ajudan Pribadi agar tidak pamer kemewahan di media sosial.
"Saya pernah mengingatkan, menasihati jangan upload seperti itu (pamer kemewahan), jangan gaya hidup seperti ini, bisa bahaya. Masih ada buktinya. Tapi nasihat itu diabaikan," ujar Andi Rukman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Benarkah Gotong Royong Sudah Punah Terbunuh Individualisme dan Kesibukan Orang Kota?
-
Kinerja Solid, Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
Siap-siap, BBRI Bakal Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun untuk Pemegang Saham
-
UI Periksa 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Verbal di Fakultas Hukum