Aromaterapi adalah bentuk terapi alternatif yang menggunakan minyak esensial alami dari tumbuhan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Minyak esensial adalah minyak yang dihasilkan dari proses penyulingan atau ekstraksi bahan-bahan alami seperti bunga, daun, kulit kayu, dan akar tumbuhan tertentu.
Aromaterapi telah digunakan selama ribuan tahun dalam berbagai budaya di seluruh dunia. Minyak esensial yang digunakan dalam aromaterapi diklaim memiliki sifat penyembuhan dan dapat merangsang respons positif dalam tubuh manusia.
Minyak esensial dapat digunakan melalui inhalasi, pengolesan pada kulit, atau ditambahkan ke dalam air mandi atau produk perawatan tubuh.
Beberapa manfaat yang dikaitkan dengan aromaterapi antara lain relaksasi dan pengurangan stres.
Berikut ini beberapa tanaman yang dapat dijadikan aromaterapi:
1. Kayu manis
Aroma khasnya yang manis dan sedikit pedas membuat kayu manis dapat membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi rasa kantuk, dan membantu meringankan rasa sakit. Menghirup aroma kayu manis juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kinerja.
2. Lavender
Baca Juga: Asabri Bayarkan Gaji Ke-13 ke Peserta Pensiun Mulai 5 Juni 2023
Tanaman hias yang memiliki bunga warna ungu cantik ini, sudah sangat terkenal sebagai tanaman anti nyamuk. Pasalnya, hanya dengan aromanya saja, tanaman ini sudah mampu mengusir dan membunuh nyamuk dalam sekejap.
Tidak hanya itu, aroma yang dimiliki tanaman ini pun sangat harum, sehingga cocok dijadikan sebagai pengharum ruangan alami.
3. Kemangi
Kemangi mengandung senyawa yang dapat mengurangi stres, yang juga bisa membantu mengatur tekanan darah dan detak jantung. Selain itu, ketika digunakan untuk aromaterapi, kemangi memiliki potensi untuk meningkatkan suasana hati, menghilangkan rasa sakit dari nyeri otot, membantu dengan depresi dan kecemasan, serta dan meningkatkan kewaspadaan.
4. Chamomile
Tanaman yang bagian bunganya sering digunakan sebagai campuran dari minuman teh ini, nyatanya mampu mengobati berbagai jenis gejala penyakit, seperti sakit perut, sakit kepala, muntah-muntah, serta antidepresan ringan.
Berita Terkait
-
Dokter Boyke Ungkap Banyak Pikiran Bisa Buat Mr P Susah Bangun, Stres Bikin Impoten?
-
Cara Menyembuhkan Stres dan Trauma Tanpa Obat dengan Mudah
-
3 Zodiak yang Dianggap Tidak Bisa Mengatasi Stres, Zodiakmu Termasuk Gak?
-
Tak Sekedar Menghangatkan Tubuh Si Kecil, Ini Ragam Manfaat Minyak Telon yang Baik Untuk Kesehatan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional