Beredar flyer soal bantuan dana kesehatan bagi pekerja migran Indonesia oleh BP2MI. Namun, flyer yang beredar itu tidak benar dan termasuk konten tiruan.
BP2MI sudah mengklarifikasi soal flyer tersebut. Informasi terkait BP2MI dapat diakses melalui media sosial (Medsos) resmi BP2MI yang bercentang biru dan call center B2MI dalam negeri 0800 1000 dan BP2MI luar negeri +62 21 29244800. Berikut narasi yang diberikan dalam konten tiruan tersebut:
"PENGUMUMAN
KABAR GEMBIRA KHUSUS TKI/TKW
Assalamualaikum, sehubungan dengan adanya covid-19 kami dari “BP2MI” memberikan dana bantuan kesehatan khususnya seluruh warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa terkecuali. Bagi yang belum menerima dana bantuan sosial, diwajibkan untuk menghubungi kami secepatnya supaya segera kami cairkan dana bantuan sosial resmi diberikan kepada seluruh TKI sebesar Rp 150.000.000,00 setiap orang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Untuk info penerimaan dana bantuan sosial hubungi layanan kami untuk melaporkan identitas lengkapnya sebagai tki yang bekerja di luar negeri.
Semoga dana bantuan kami berikan bisa menjadi berkah, dan bisa dijadikan sebagai modal usaha.
semoga berkan & bermanfaat”.
Dalam flyer itu, diberitahukan bantuan dana kesehatan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) sebesar Rp 150 juta dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
BP2MI juga mengingatkan kepada masyarakat agar menerima informasi resmi melalui akun medsos mereka yang terverifikasi dan call center BP2MI di 0800 1000 (dalam negeri) dan +62 21 29244800 (luar negeri) atau hubungi BP2MI terdekat.
Berdasarkan penjelasan di atas, flyer bantuan dana kesehatan kepada pekerja migran Indonesia oleh BP2MI adalah tidak benar dan masuk kategori konten tiruan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Segmen Kaya Melaju Kencang, Volume Penjualan Kartu Kredit BRI Melonjak 45 Persen
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy