Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr (Cand.) dr Inggrid Tania, membagikan resep berbahan daun katuk, kelor ditambah kunyit dan spirulina untuk membantu memperlancar produksi ASI.
Dia, mengatakan bahan-bahan ini juga seperti herbal lainnya semisal daun beluntas, daun pepaya, adas, klabet, habbatussauda, kunyit, temulawak bermanfaat untuk meningkatkan kuantitas dengan merangsang produksi ASI dan kandungan nutrisi.
Kemudian zat-zat bioaktif misalnya antioksidan guna memperkaya atau meningkatkan kualitas ASI.
Sejumlah bahan yang perlu disiapkan yakni 500 - 600 ml air, satu genggam katuk, satu genggam kelor, 20 gram kunyit dan iris-iris, seperempat hingga setengah sendok teh spirulina, satu siung bawang putih dan dua siung bawang merah yang juga diiris-iris.
Cara membuatnya yakni didihkan air, kemudian masukkan irisan bawang merah, bawang putih, kunyit. Setelahnya, masukkan katuk dan kelor segar.
Tania menyarankan agar tidak menggunakan daun kelor yang sudah dipetik lebih dari enam jam karena daun ini mudah teroksidasi.
Selain itu, seseorang boleh saja merebus daun katuk bersama tangkainya namun yang dikonsumsi cukup daunnya.
"Ketika merebus daun katuk dan kelor boleh saja kelor itu dimasukkan bersama tangkai-tangkainya tapi yang dimakan cukup daunnya. Tangkai kelor mengandung zat bioaktif yang mirip dengan kandungan di dalam daun. Tetapi tangkai kelor keras sehingga biasanya tidak ikut dimakan," jelas dia.
Selanjutnya, masak bahan-bahan yang dimasukkan tadi selama lima hingga 10 menit hingga sayur melunak, lalu matikan api dan masukan spirulina dan garam lalu aduk.
Baca Juga: Ulasan Buku Harmoni di Negeri Seribu Agama, Pentingnya Toleransi dalam Masyarakat
"Rasanya cukup gurih, segar. Disarankan konsumsi setidaknya dua hingga tiga kali sehari. Jangan lupa habiskan airnya karena pada air terlarut banyak nutrisi dan zat bioaktif," ujar Tania.
Tania mengatakan para ibu menyusui membutuhkan asupan makanan bergizi seimbang ditambah kondisi fisik sehat dan prima agar kualitas dan kuantitas ASI-nya mencukupi kebutuhan bayi mereka. Di samping itu, mereka juga bisa memanfaatkan bahan-bahan herbal untuk memperlancar produksi ASI.
Selain herbal buatan sendiri, orang-orang juga bisa menggunakan produk herbal atau jamu pelancar ASI yang tersedia di pasaran, tetapi pastikan sudah ada nomor izin edar Badan POM pada kemasan dan dipastikan izin edar itu asli.
"Sebetulnya herbal itu preparasi atau banyak bentuk sediaannya. Kalau yang praktis, itu membeli produk herbal atau jamu pelancar ASI, yang penting memperhatikan, sudah ada nomor izin edar Badan POM pada kemasan dan dipastikan izin edarnya asli atau bisa diperiksa di laman resmi atau aplikasi Badan POM," demikian saran dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?