Suara.com - Setiap tanggal memiliki arti dan makna tersendiri dalam sejarah suatu bangsa. Demikian pula dengan tanggal 1 Agustus, yang menjadi momen penting dalam peringatan beberapa peristiwa bersejarah di berbagai negara. Mari kita jelajahi peristiwa-peristiwa bersejarah yang diperingati pada tanggal ini.
1. Hari ASI Sedunia
Setiap tanggal 1 Juli, dunia memperingati World Breastfeeding Week (WBW) atau Hari ASI Sedunia, sementara Pekan ASI Sedunia dirayakan pada tanggal 1-7 Agustus setiap tahunnya.
Sebagaimana dilaporkan oleh National Today, Hari ASI Sedunia adalah salah satu kampanye bersama terbesar yang didukung oleh organisasi internasional seperti World Health Organization (WHO), United Nations Children's Fund (UNICEF), dan World Alliance for Breastfeeding Action (WABA).
Sejarah Pekan Menyusui Sedunia berawal dari awal tahun 1990-an ketika WHO dan UNICEF mengeluarkan memorandum untuk mendukung dan mempromosikan tindakan menyusui.
Pada tahun 1992, untuk pertama kalinya, satu minggu penuh didedikasikan untuk mempromosikan kampanye ini, dan lebih dari 70 negara berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Selanjutnya, pada tahun 2016, WABA bersama dengan Sustainable Development Goals (SDGs) juga menggelar kampanye tentang Hari ASI Sedunia.
Setiap tahun, Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia dirayakan dengan tema-tema tahunan yang berfokus pada berbagai aspek penting seperti perawatan kesehatan, peran perempuan di tempat kerja, dukungan masyarakat terhadap isu-isu ekologi, sains, ekonomi, pendidikan, dan hak asasi manusia.
Melalui perayaan ini, diharapkan kesadaran dan pentingnya menyusui sebagai cara alami memberikan nutrisi dan perlindungan bagi bayi dan balita semakin ditingkatkan. Selain memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental bagi bayi, menyusui juga memiliki dampak positif bagi ibu dan masyarakat secara keseluruhan.
Peringatan Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia menjadi momen penting untuk mempromosikan dukungan terhadap praktik menyusui dan menghadirkan perubahan positif dalam kesehatan dan kesejahteraan seluruh komunitas.
Baca Juga: Menantikan Supermoon 1 Agustus 2023, Cermati di Sini!
2. Hari Kanker Paru-paru Sedunia
Hari Kanker Paru-paru sedunia diprakarsai oleh permasalahan terkait kesehatan paru-paru. Acara ini pertama kali diadakan pada tahun 2012 oleh Forum of International Respiratory Societies bekerja sama dengan International Association for the study of Lung Cancer dan the American College of Chest Physicians.
Tujuan dari perayaan Hari Kanker Paru-paru Sedunia adalah untuk memberikan dukungan kepada mereka yang terkena dampak kanker paru-paru dan meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan paru-paru.
Di Amerika Serikat (AS), tanggal 1 Agustus juga diperingati sebagai National Girlfriend Day. Perayaan ini kemudian menjadi populer di negara-negara lain.
National Girlfriend Day tidak dirayakan untuk menghormati hubungan antara pria dan pacar mereka. Sebaliknya, perayaan ini bertujuan untuk mendukung dan memperkuat solidaritas antara wanita.
Berita Terkait
-
Menantikan Supermoon 1 Agustus 2023, Cermati di Sini!
-
31 Juli Memperingati Hari Apa? Hari Istimewa untuk Komunitas Ini
-
Cerita Mona Ratuliu Susui 2 Bayi, Gak Sempat Makan Sampai Disuapi!
-
Bantu Cegah Anak Stunting, Ini 4 Tips Keberhasilan Pemberian ASI Kepada Bayi Untuk Para Ibu
-
Hari Besar Agustus 2023, Tak Hanya HUT RI ke 78, Cek Jadwal Peringatan Nasional dan Internasional
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!