Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta mengimbau masyarakat memahami aturan hingga risiko sebelum mengakses pinjaman online.
Menanggapi kasus yang sempat terjadi di UIN Raden Mas Said Surakarta terkait mahasiswa baru yang diminta mendaftar ke perusahaan pinjaman online saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023, Kepala OJK Surakarta Eko Yunianto di Solo, mengatakan seharusnya aturan tersebut diikuti dengan sosialisasi.
"Seperti kalau mau mendownload (mengunduh aplikasi pinjol) mestinya pinjol yang legal dan terdaftar," katanya, Selasa 8 Agustus 2023.
Selain itu, jika ingin mengakses pinjol harus dipastikan bahwa uang tersebut digunakan untuk kegiatan produktif dan bukan untuk konsumtif.
"Karena bagaimanapun itu akan berdampak pada kemampuan bayar dia, apalagi kalau hanya untuk gaya hidup. Usahakan jangan seperti itu," katanya.
Selain itu, yang juga perlu dihindari adalah agar pihak yang meminjam tidak gali lubang tutup lubang.
"Jadi jangan pinjol di perusahaan A dilunasi dengan pinjaman di pinjol perusahaan B. Kalau begitu terus ya akan menyulitkan mahasiswa itu sendiri," katanya.
Terkait dengan kejadian di UIN Raden Mas Said Surakarta, menurut dia, merupakan kewenangan dari pihak kampus.
"Itu diwajibkan atau seperti apa kami juga belum tahu ya. Kami akan cari informasi dulu ke pihak kampus mekanismenya seperti apa. Apakah sudah ada edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa," katanya.
Menurut dia, mahasiswa berhak tahu produk dari perusahaan pinjaman online tersebut, termasuk juga hak dan kewajibannya.
"Termasuk juga bunganya bagaimana, mereka harus tahu itu," katanya
Sementara itu, dikatakannya, pada November 2023 sebetulnya UIN Raden Mas Said Surakarta akan dijadikan sebagai kampus inklusi.
Menurut dia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said akan berkolaborasi dengan OJK untuk menjadikan fakultas tersebut sebagai kampus inklusi keuangan.
"Makanya banyak dari perbankan, sekuritas, dan industri keuangan nonbank seperti asuransi, pegadaian, itu (sosialisasi) di sana. Pak Dekan juga sangat mendorong agar mahasiswa baru bisa teredukasi terkait keuangan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Organisasi Yakuza Maneges Pimpinan Gus Thuba Tuai Pro Kontra Usai Deklarasi di Kediri
-
5 Fakta Skuad Persib Diserang Verbal di Bandara Sepinggan: Beckham Putra Nyaris Terpancing Emosi
-
Rugikan Peserta Cerdas Cermat MPR RI, Ini Profil 2 Juri yang Jadi Sorotan Netizen
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
6 Fakta Bentrok Suporter Persija vs Persib di Sholeh Iskandar Bogor
-
Shawol Bersiap! CGV dan Cinepolis Hadirkan Live Streaming Konser SHINee di Bioskop
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
6 Fakta Penangkapan Pria yang Halangi dan Tendang Ambulans di Depok: Pelaku Terancam Pidana