- Oditur Militer II-07 Jakarta berencana mengunjungi korban Andrie Yunus di RSCM pada Selasa, 12 Mei 2026 mendatang.
- Kolonel Chk Andri Wijaya menegaskan bahwa kunjungan tersebut bersifat menjenguk dan bukan untuk proses pemeriksaan saksi tambahan.
- Pelaksanaan kunjungan masih bergantung pada izin pihak RSCM serta kondisi kesehatan Andrie Yunus di lokasi tersebut.
Suara.com - Oditur Militer II-07 Jakarta dikabarkan akan mendatangi Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Selasa (12/5/2026) besok.
Menurut informasi yang beredar di kalangan pewarta, kehadiran pihak oditur di RSCM beragendakan pemeriksaan terhadap Andrie selaku saksi tambahan dalam perkara penyiraman air keras oleh empat terdakwa anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Merespons kabar tersebut, Oditur Militer II-07 Kolonel Chk Andri Wijaya meluruskan bahwa rencana kunjungan mereka ke RSCM murni bersifat menjenguk Andrie.
"Hanya menjenguk, tidak ada kegiatan permintaan keterangan," ujar Andri saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Kunjungan itu sendiri, kata Andri, belum pasti terlaksana dan masih bergantung pada sejumlah syarat.
Oditur Militer II-07 Jakarta memang telah bersurat resmi kepada Kepala RSCM sebagai langkah prosedural sebelum kunjungan dilakukan.
Namun, surat yang dikirimkan tidak lantas menggaransi rencana pihak oditur menemui Andrie dapat terlaksana.
"Hanya jika situasi dan kondisi memungkinkan, dan mendapat izin dari Kepala RSCM," tutur Andri.
Andrie Yunus sendiri diketahui merupakan korban dalam perkara penyiraman air keras yang kini tengah disidangkan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.
Baca Juga: Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Upaya jemput bola untuk meminta keterangan Andrie sudah sejak awal didengungkan di ruang sidang, karena hakim militer merasa keterangan sang aktivis selaku korban penting untuk mengungkap duduk perkara.
Namun, Andrie sendiri sudah menyatakan penolakan untuk bersaksi di sidang karena berkeyakinan bahwa perkara mestinya diselesaikan di pengadilan umum.
Ia juga merasa tidak pernah dihubungi pihak oditur sejak awal penyusunan dakwaan untuk memaparkan kronologi kejadian menurut versinya.
Berita Terkait
-
Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
-
TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk
-
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS