Beredar kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimakzulkan oleh ribuan kader Partai Golkar yang langsung mendatangi Istana Negara.
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Namun ternyata, informasi itu masuk dalam konten yang dimanipulasi.
Tak ada informasi mengenai pemakzulan Jokowi oleh ribuan Kader Golkar. Narasi yang dibacakan dalam video tak memiliki keterkaitan dengan klaim yang disebutkan dalam video.
Narasi yang diberikan ialah “MENCEKAM !! RIBUAN KADER G0LK4R GERUDUK ISTANA || NYATAKAN SIKAP MAKZULKAN JKW”.
Kanal YouTube CATATAN ISTANA mengunggah video dengan klaim tersebut. Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel berjudul “Golkar Mau Selamat, Luhut Harus Dipecat” dan “Terjawab Sudah Golkar Dukung Siapa di Pilpres 2024? Lodewijk Ungkap Peluang Dukung Anies Baswedan”.
Di artikel pertama, berisi tentang pandangan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, yang menyatakan Golkar disarankan untuk memecat Ketua Dewan Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan dari internal kepartaian, jika partai tersebut mau selamat hingga 2024 nanti.
Jerry mengatakan bahwa langkah Luhut dinilai bisa mengancurkan internal partai. Sebelumnya, dalam sebuah wawancara di salah satu media nasional, Luhut mengaku akan meraih 86 kursi di parlemen jika didapuk sebagai ketua umum.
Hal ini disebut sebagai langkah Luhut untuk menggulingkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Sedangkan, pada artikel kedua menjelaskan tentang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk F Paulus yang ditanya mengenai peluang Golkar untuk mendukung Anies Baswedan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Habib Rizieq, SBY, Ulama, dan Umat Deklarasikan Anies Gatot sebagai Capres Cawapres
Lodewijk enggan membocorkan arah pilihan Golkar terkait koalisi dan sikap untuk pemilihan presiden (Pilpres) tahun depan.
Lodewijk bersikeras bahwa Golkar masih berada di dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Anies Baswedan merupakan bakal calon presiden dari koalisi yang berbeda dengan Golkar. Berdasarkan penjelasan itu, klaim bahwa Jokowi dimakzulkan ribuan kader Golkar yang datang ke Istana Negara tidak benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Muhammad Yusuf Ateh Resmi Jadi Komisaris Telkomsel, Perkuat Strategi 5G dan Transformasi Digital
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali
-
Jarah Harta Rp 86 Juta, Remaja 16 Tahun Asal Pringsewu Habiskan untuk Judol dan Dugem
-
Dari Visual hingga Interaksi, Ini Alasan Pengalaman Ruang Kian Penting bagi Industri Kreatif
-
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?
-
Pengamanan Super Ketat Inggris di Piala Dunia 2026: Dari Sniper hingga Teknologi Anti Drone
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300