Berikut penjelasan tentang cadas bernama Sangkulirang di Kalimantan Timur yang bersejarah.
Cadas sendiri merupakan lukisan dinding gua atau karang yang menggambarkan kehidupan zaman prasejarah dari segi sosial-ekonomi dan kepercayaan masyarakat.
Di dunia, cadas tertua ditemukan di Kawasan Karst Sangkulirang, Mangkalihat, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Penemuan ini dilakukan oleh kerja sama peneliti arkeologi tentang gambar cadas yang dilaksanakan Puslit Arkeologi Nasional, Universitas Griffith dan Institut Teknologi Bandung(ITB) dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur.
Bahkan, cadas yang berada di pegunungan karst Sangkulirang-Mangkalihat ini berusia 40.000 tahun.
Dikutip dari laman Kemdikbud, gambar cadas ini dibuat oleh ras penutur Autronesia yang bermata pencaharian berburu dan meramu tingkat lanjut.
Para peneliti memperkirakan orang-orang ini telah berimigrasi sejak puluhan ribu tahun silam.
Mereka berimigrasi dengan berjalan kaki dari arah Asia ke selatan menyusuri bagian timur paparan Sunda dan akhirnya sampai ke daerah Sangkulirang.
Dalam cadas tersebut terlihat gambar ladang perburuan berupa padang savana dengan buruan utama berupa mamalia dalam ukuran besar.
Baca Juga: Mengenal Motif Ukiran Hias di Rumah Adat Lamin Kaltim
Buruan tersebut terlihat seperti babi dan rusa dan tergambarkan pada adegan yang ada dinding karst dalam gua.
Meraka juga menggambarkan binatang banteng, trenggiling dan tapir yang sudah punah di dinding gua itu.
Ada kemungkinan, binatang yang digambar bukan untuk dikonsumsi melainkan sebagai pemujaan.
Di sisi lain, hasil penaggalan ini mengindikasikan terdapat perubahan besar pada budaya seni gambar cadas Kalimantan sekitar 20 ribu tahun lalu.
Hal itu ditunjukkan dengan adanya gaya baru dalam seni gambar cadas, termasuk gambaran manusia ketika iklim global pada zaman es.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!