Borneo FC berhasil mengalahkan PSS Sleman dengan skor 1-0. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda berakhir dengan kemenangan Pesut Etam yang berasal dari tendangan Silverio Silva.
Pria yang lahir 26 Desember 1995 itu mencetak angka di menit ke-90. Kabar kemenangan tim kesayangan warga Samarinda itu viral di media sosial (Medsos) Instagram.
Salah satu akun yang mengunggah adalah @borneofcnews. Di unggahan, admin memposting foto Silverio dengan skor yang dimenangkan Borneo FC.
Ada logo Pesut Etam dan PSS Sleman berdampingan. Nama Silverio juga diberikan sebagai penanda bahwa ialah yang mencetak angka tersebut.
Ada keterangan diberikan admin. Hampir semuanya ditulis menggunakan huruf kapital.
": - LATEEE DRAMAAAAAAAA THIS IS FOOTBALLLL!! TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN SEBELUM PELUIT PANJANG BERBUNYI!! THIS IS BORNEOOOO THIS IS SAMARINDAAAAA!!!!! TERUS MENCOBA SAMPAI AKHIR PANTANG MENYERAH WINNING MENTALITY!!!! MANA TADI YANG HALANGIN FREE KICK TADI WOIII “BOOOOOOO” WOOOHOOO WOOOHOOO ," tegasnya, disadur Senin (18/09/2023).
Tanggapan warganet
Warganet yang diduga merupakan penggemar dari klub yang bermarkas di Gor Segiri itu ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka menuliskan hal yang tak terduga.
"HASTA EL FINALL ," ucap @ahmdk*****.
Baca Juga: Ragil Mahardika Berikan Tips Agar Suami Tetap Lengket, Netizen: Naudzubilahimindzalik
"Guring dulu, isuk hari Senin, selamat bergembira.... ," ujar @adi_f*****.
"Alhamdulillah ," puji @sofia*****.
"Berjayalah pesut etam ," harap @jumi1*****.
"COBA CEK ISI KANTONGNYA KEI MIN PINA ADA BUSTOS ITU," terang @mardi*****.
"MANYALA ," lanjut @_____*****.
"Bapuk striker asing, bener2 di bawah Pato, saran di putaran ke 2 ganti aja jelle dan felipe,,," tambah @kia_m*****.
"Wajib banyak yang dikoreksi terlepas kemenangan ini dari segi permainan pelatih kurang peka ketika satu pemain khususnya kini depan yang mati total harus berani rotasi kita punya penyerang lainnya terlihat beberapa kali peluang sia-sia aja penempatan posisi juga seperti kurang Camestry dibandingstiker asing ddulu,, terlalu sering long ball yang kadang sia sia kurang berani main passing antar pemain ketika di press sebagian ada yang panik, kadang terlalu terburu-buru dalam memberi umpan, beberapa umpan nanggung kini tengah keliatan ke isolasi, segi taktik sangat monoton sehingga sering kali bisa ditebak , intinya kalau pemain udah dikasih kesempatan tapi gitu gitu aja bisa dicoba ke pemain lain yang lebih siap apalagi secara kedalaman skuad lumayan oke, peka terhadap pergantian pemain ataupun taktik kalau keliatan mati aliran bola harus tau mau gimana jangan kadang asal long ball aja , long ball boleh asal momentumnya tepat jadi bahaya buat gawang lawan, penyerang kita keliatan banget telat beberapa kali nunggu bola telat ke depan inisiasi dari sang pemain cukup jadi koreksi apalagi dia asing ekspetasi mungkin berharap lebih tapi buat saya asal bisa mainkan posisinya aja kontribusi baik itu bagus apalagi bisa seperti pemain asing sebelum nya. manyala buat next buat tambah nyala," lugas @zoldt*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot