Soal kekuatan PSM Makassar, Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menjelaskan skuad asuhan Bernardo Tavares tersebut kuat di semua lini dan memiliki kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman.
Selain itu, PSM Makassar juga dihuni oleh pemain-pemain asing berkualitas yang membuat Juku Eja menjadi salah satu tim yang perlu diwaspadai pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.
"“Saya harus tegaskan, semua tim yang datang ke Samarinda adalah tim kuat. Tak ada di musim ini lawan mudah dikalahkan. PSM adalah tim kuat yang bakal sulit kami kalahkan. Makanya kami harus lebih baik dari sisi penampilan melawan mereka," tegas Pieter.
Mengenai waktu persiapan yang lebih panjang, mantan Direktur Teknik Timnas Indonesia itu mengatakan hal tersebut tidak menjadi keuntungan untuk Borneo FC.
Diketahui PSM Makassar pada Kamis (21/9) harus melakoni partai tandang ke Vietnam pada gelaran Piala AFC dan Senin (25/9) akan menghadapi Borneo FC.
"Saya katakan, kami tak menganggap itu (pemulihan singkat) PSM sebagai sebuah keuntungan. Mereka tetap lawan kuat bagi kami bagaimana pun kondisinya. Apalagi mereka punya pelatih yang bagus," pungkas Pieter.
Pada klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim ini, Borneo FC berada di posisi yang lebih baik dengan menempati tempat kedua dengan torehan 22 poin dari 12 laga, sedangkan PSM Makassar berada di peringkat kelima dengan raihan 18 poin.
Selesaikan Masalah
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra meminta anak-anak asuhnya memperbaiki penyelesaian akhir ketika menjamu PSM Makassar pada pekan ke-13 Liga 1 Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (25/9).
Dikutip dari laman resmi klub, Pieter menjelaskan masalah terletak pada penyelesaian akhir timnya kurang baik ketika menjamu PSS Sleman, pekan lalu, sehingga perlu ditingkatkan ketika menghadapi PSM Makassar.
Pelatih asal Belanda itu menambahkan, selain penyelesaian akhir, penampilan Stefano Lilipaly serta kolega secara keseluruhan perlu ditingkatkan lagi karena PSM Makassar merupakan tim yang kuat.
"Saat ini kami sudah memainkan sepak bola yang bagus, terhitung hingga pekan ke-12. Tapi kami harus tampil lebih baik saat melawan tim yang lebih baik, yakni PSM Makassar," jelas Pieter.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi