Pisang gapit menjadi salah satu makanan tradisional khas dari Balikpapan, Kalimantan Timur.
Makanan ini biasa ditemui di sekira wilayah Balikpapan hingga Samarinda.
Jajanan ini populer di Kaltim karena keunikannya dalam memasak yakni dibakar dengan cara digapit atau dijepit.
Kata “gapit” sendiri berasal dari Bahasa Kutai dan Banjar yang artinya dijepit.
Di Samarinda, pisang gapit masuk ke dalam kategori street food sehingga keberadaannya mudah ditemui di pinggir jalan, terutama di daerah Tepian, Sungai Mahakam.
Lantas bagaimana cara membuat Pisang Gapit yang menjadi makanan tradisional Balikpapan ini? Berikut penjelasannya:
Bahan-bahan
15 buah pisang kepok berukukan kecil
Margarin
Bahan kuah:
1 santan kara kecil dicampur air sampai 400 ml
100 gram gula merah
1 sdm maizena yang larutkan dengan 2 sdm air
Sejumput garam
Baca Juga: Kontrak Shin Tae Yong Habis di Juni 2024, Netizen: Lokal Pret Gembira
Cara Membuat
1. Kupas pisang dan penyet menggunakan alat apa saja lalu masak diatas teflon dengan margarin.
2. Masak air santan, gula merah, dan masukkan sejumput garam, aduk terus sampai gula merah larut dan mendidih. Lalu tambahkan larutan maizena dan masak beberapa saat sampai kuah mengental dan diangkat.
3. Pisang yang sudah matang bisa ditata diatas piring lalu tambahkan kuah dan beri toping sesuai selera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
Curhatan Eks Kru Ini Talkshow Viral, Mengaku Dilempar Skrip oleh Host Terkenal
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Istri Bongkar Tekanan Batin Menteri Purbaya: Gemas Lihat Anak Buah 'Nakal', Tapi Tak Bisa Pecat
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone