Suara.com - Dana Public Service Obligation atau subsidi dari pemerintah untuk sektor perekeretaapian naik dari Rp 704 miliar pada 2013 lalu, menjadi Rp 1,2 triliun pada 2014.
"Kenaikan ini memang terkait kenaikan BBM juga. Rinciannya Rp 800 miliar untuk nilai pokok, dan sekitar 300 miliar lebih untuk penambahan dari kenaikan BBM,” kata Direktur Angkutan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Hanggoro Budi Wiryawan usai MoU Pengawasan Jasa Konsultan Pembangunan Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa, di Hotel Borobudur, Senin (10/2), seperti dikutip dari laman Kementerian Perhubungan.
Menurut Hanggoro, kenaikan besaran nilai PSO yang melonjak ini juga selaras dengan kenaikan jumlah penumpang kereta api, khususnya penumpang KRL di Jaodetabek. Diakui Hanggoro, bahwa alokasi PSO terbesar diperuntukkan bagi angkutan penumpang di wilayah Jabodetabek.
" Tahun 2013 lalu, jumlah penumpang Jabodetabek dilaporkan sekitar 700.000-an per hari, tahun ini diprediksi 800.000-an penumpang per hari,” ujarnya.
Tahun 2019 nanti, Ditjen Perkeretapian memprediksi volume penumpang kereta api Jabodetabek diestimasi akan mencapai 1,7 juta penumpang.
Dana PSO nanti diharapkan akan mulai cair Maret 2014 dengan catatan semua prosedur bisa selesai pada Februari 2014. Terkait PSO ini, Direktorat Jenderal Perkeretaapian akan mengevaluasinya setiap 3 bulan.
"Pencairan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan mekanisme. Dimana mekanisme yang berlaku adalah pembayaran dilakukan setiap bulan," tuturnya.
Saat ini, mekanisme penyelesaian dana PSO sudah ada di Kementerian Keuangan, dan diharapkan bila Februari 2014 ini selesai, pembayaran akan dimulai Maret 2014 mendatang.
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional
-
IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan