Suara.com - Setelah ditutup melemah kemarin, bursa di kawasan Asia kembali memasuki area hijau dan mencapai titik tertinggi dalam satu bulan bulan terakhir. Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,6 persen pada sesi pembukaan perdagangan Selasa (25/2/2014) pagi. Kenaikan indeks dipicu oleh saham di sektor telekomunikasi.
Rencana SoftBank Corp membeli Line Corp yang memproduksi aplikasi layanan pesan Line memberikan sentiment positif terhadap saham-saham sektor telekomunikasi.
“Selama aliran informasi seputar pembelian Line masih masuk akal, maka harga saham kemungkinan akan terus naik,” kata Shane Oliver, analis dari AMP Capital Investor.
Rencana pembelian Line Corp membuat saham SoftBank melonjak 3 persen dan menjadi saham dengan kenaikan terbesar di pasar saham di Tokyo. Indeks Topix juga ikut terangkat 0,8 persen. Hal yang sama juga dialami Samsung Electronics Co yang sahamnya meningkat 0,8 persen setelah memperkenalkan produk terbarunya Galaxy S5.
Di Hongkong, indeks Hang Seng bergerak naik 0,4 persen. Kenaikan indeks dipicu kenaikan saham Tencen Holdings Ltd yang melonjak 1 persen. Sedangkan indeks Hang Seng China Enterprise juga naik 0,9 persen dan indeks Shanghai Composite juga terangkat 0,4 persen.
Di Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan justru bergerak turun. Pada sesi pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 25,54 poin (0,5%) ke level 4.598,032. Investor masih mengambil keuntungan dengan melakukan aksi jual. Volume perdagangan 1,2 miliar lot dengan nilai Rp1,2 triliun. Ada 125 saham yang turun, 86 saham naik dan 64 saham stagnan.
Saham-saham yang berhasil bergerak naik antara lain Trada Maritime, Lippo Cikarang dan Vale Indonesia. Sedangkan saham yang turun antara lain Astra Internasional, Telekomunikasi Indonesia dan PT Timah. (Bloomberg/RTI)
Berita Terkait
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi I Turun 1,60%, 682 Saham Kebakaran
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot