- Indeks Harga Saham Gabungan menembus level 6.043 atau naik 2,68 persen pada akhir sesi perdagangan Jumat, 12 Juni 2026.
- Kenaikan indeks didorong oleh penguatan sektor bahan baku, energi, dan industri dengan nilai transaksi mencapai Rp11,80 triliun.
- Saham PT Vale Indonesia Tbk memimpin kenaikan di kelompok LQ45, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli penguatannya hingga akhir perdagangan sesi I, Jumat, 12 Juni 2026. Indeks berhasil menembus level psikologis 6.000 setelah ditopang mayoritas saham yang bergerak di zona hijau.
IHSG ditutup di level 6.043 pada sesi pertama atau melonjak 157,520 poin setara 2,68 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Mengutip data Phintraco Sekuritas, aktivitas perdagangan juga terbilang ramai. Nilai transaksi mencapai Rp11,80 triliun dengan volume perdagangan sebesar 20,02 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,31 juta kali.
Penguatan IHSG didorong oleh dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Sejumlah sektor mencatat kenaikan signifikan, terutama sektor bahan baku atau basic materials yang melonjak 5,76 persen. Kemudian disusul sektor energi yang menguat 5,24 persen dan sektor industri yang naik 4,34 persen.
Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang tercatat melemah dengan penurunan sebesar 0,92 persen.
Dari kelompok saham unggulan LQ45, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi top gainer setelah melesat 13,58 persen ke level 4.850. Kenaikan juga terjadi pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 13,57 persen ke level 159 serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menguat 12,24 persen ke level 330.
Sementara itu, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) menjadi top loser di indeks LQ45 setelah terkoreksi 1,92 persen ke level 2.560. Adapun saham PT Indosat Tbk (ISAT) turun 1,32 persen ke posisi 1.870.
Pada kelompok Jakarta Islamic Index (JII), saham BUMI kembali menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 13,57 persen. Disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melesat 13,54 persen dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang naik 13,22 persen.
Dari sisi nilai transaksi, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi terbesar. Saham tersebut naik 4,20 persen ke level 1.860. Selanjutnya ada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang menguat 4,29 persen ke level 6.075 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang naik 1,05 persen ke level 2.880.
Baca Juga: IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini
Sementara berdasarkan volume perdagangan, saham BUMI menjadi yang paling ramai diperdagangkan dan melonjak 13,57 persen. Selain itu, saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menguat 12,24 persen dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 8,22 persen.
Data Perdagangan
- IHSG: 6.043,552 (+157,520 poin / +2,68 persen)
- Pembukaan: 5.960
- Tertinggi: 6.057
- Terendah: 5.953
- Nilai Transaksi: Rp11,80 triliun
- Volume Transaksi: 20,02 miliar saham
- Frekuensi Transaksi: 1.319.510 kali
Top Value
- TPIA: Rp1.860 (+4,20 persen)
- BBCA: Rp6.075 (+4,29 persen)
- BBRI: Rp2.880 (+1,05 persen)
Top Volume
- BUMI: Rp159 (+13,57 persen)
- BNBR: Rp110 (+12,24 persen)
- DSSA: Rp790 (+8,22 persen)
Top Gainers LQ45
- INCO: Rp4.850 (+13,58 persen)
- BUMI: Rp159 (+13,57 persen)
- DEWA: Rp330 (+12,24 persen)
Top Losers LQ45
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang
-
BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS
-
Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko
-
Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?
-
Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik
-
Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa
-
Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran