Suara.com - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Dulhadi membantah informasi bahwa Gunung Ciremai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, telah dijual kepada perusahaan minyak asal Amerika, Chevron Corporation.
"Ngak benar itu (dijual). Saya tidak tahu itu isu dijual dari mana," kata Dulhadi, ketika dihubungi melalui telepon, Senin (3/3/2014), seperti dilansir Antara.
Kabar tentang akan dijualnya Gunung Ceramai kepada Chevron tersebut sudah mulai merebak di dunia maya melalui pesan berantai/broadcast massage Blackberry "Gunung Ciremai dijual Rp60 triliun" dan jejaring sosial Facebook serta Twitter.
Akan tetapi, pihaknya mengaku telah membaca pemberitaan tentang Gunung Ceramai kepada Chevron di media massa tadi pagi. Ketika disinggung tentang pemanfaatan geothermal di lokasi tersebut, Dulhadi membantahnya.
"Hingga saat ini, tidak ada proses pemanfaatan geothermal di sana," kata dia.
Selain ramai kabar "Gunung Ciremai dijual Rp60 triliun" di dunia maya, ada juga ajakan untuk menyelamatkan Gunung Ciremai langsung berdatangan melalui hashtag #saveciremai.
Di kabar tersebut, disebutkan bahwa Gunung Ciremai dijual kepada perusahaan minyak asal Amerika, Chevron, oleh pemerintah.
Berita Terkait
-
2 Hari 2 Kilang Minyak Besar Terbakar Hebat, Ini 5 Faktanya
-
Kejagung Kembali Periksa Bos PT Cevron Pacific Indonesia dalam Kasus Dugaan Korupsi Pertamina
-
Chevron PHK 575 Karyawan, Terakhir Kerja Bulan September
-
5 Perusahaan Dunia Ini Pastikan PHK Karyawan, Berapa Pesangonnya?
-
Pilih Pakai Robot, Raksasa Minyak Chevron PHK 9000 Karyawan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan