Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa syukur ditengah situasi perekonomian dunia yang kurang baik, perekonomian dalam tidak seburuk perkiraan pengamat.
Menurut catatan, neraca berjalan, defisit perdagangan ataupun nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membaik.. Bahkan, kata Presiden, satu bulan terakhir ini nilai tukar rupiah itu menguat signifikan.
"Pernah beberapa bulan yang lalu, nilai tukar rupiah per satu dolar Amerika Serikat hampir menembus Rp13.000, sekarang pada angkat 11500 rupiah," kata Presiden, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id.
Presiden berharap keadaan ini akan menciptakan kesetimbangan ekonomi yang tepat dan stabil, sehingga akan memudahkan perhitungan aktivitas dan kegiatan ekonomi secara menyeluruh.
"Tentu tidak berarti bahwa perekonomian dunia termasuk perekonomian Indonesia tahun ini sudah dikatakan akan baik-baik saja ataupun tidak ada permasalah dan tantangan, saya tidak mengatakan begitu. Tetapi rancangan ini kita bangun atas dasar asumsi-asumsi dan asumsi itu berangkat dari kondisi obyektif sekarang, dari posisi sekarang," kata Presiden.
Tag
Berita Terkait
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun
-
Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Airlangga Hartarto Bahas Perpres Soal Pembelian Energi dan Pesawat bersama KPK
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026
-
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
-
Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI
-
Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026
-
Celebi Aviation Resmi Beroperasi di Bandara Soetta dan Ngurah Rai
-
Ekonom Nilai Konsumsi Masyarakat Masih Solid di 2025, Begini Datanya