Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa syukur ditengah situasi perekonomian dunia yang kurang baik, perekonomian dalam tidak seburuk perkiraan pengamat.
Menurut catatan, neraca berjalan, defisit perdagangan ataupun nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membaik.. Bahkan, kata Presiden, satu bulan terakhir ini nilai tukar rupiah itu menguat signifikan.
"Pernah beberapa bulan yang lalu, nilai tukar rupiah per satu dolar Amerika Serikat hampir menembus Rp13.000, sekarang pada angkat 11500 rupiah," kata Presiden, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id.
Presiden berharap keadaan ini akan menciptakan kesetimbangan ekonomi yang tepat dan stabil, sehingga akan memudahkan perhitungan aktivitas dan kegiatan ekonomi secara menyeluruh.
"Tentu tidak berarti bahwa perekonomian dunia termasuk perekonomian Indonesia tahun ini sudah dikatakan akan baik-baik saja ataupun tidak ada permasalah dan tantangan, saya tidak mengatakan begitu. Tetapi rancangan ini kita bangun atas dasar asumsi-asumsi dan asumsi itu berangkat dari kondisi obyektif sekarang, dari posisi sekarang," kata Presiden.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat
-
Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen