- Presiden SBY bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada Selasa malam untuk silaturahmi dan diskusi berbagai isu penting.
- Diskusi mencakup eskalasi konflik Timur Tengah dan peran Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
- SBY mendukung upaya Prabowo sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi domestik dan mencari solusi perdamaian global.
Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut memberikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan 3,5 jam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2) malam.
Diketahui, pertemuan dengan tema silaturahmi dan diskusi bersama mantan presiden, mantan wakil presiden, ketua umum partai politik, eks menteri luar negeri, serta sejumlah anggota kabinet membahas sejumlah hal.
Topik terkini masuk dalam pembahasan mengenai kondisi Timur Tengah pasca eskalasi konflik Iran dengan AS-Israel. Selain itu para tokoh bersama presiden membahas keanggotan Indonesia di Board of Peace (BoP).
Adapun pesan SBY kepada Prabowo di dalam pertemuan diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
"Iya, tadi malam beliau menyampaikan mendukung penuh upaya bapak presiden dan pemerintah dalam mencari solusi. Beliau paham tidak mudah," kata AHY dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
AHY memahami yang paling tahu tentang kompleksitas pengambilan kebijakan tertinggi adalah presiden dan mantan presiden.
"Tentu setiap masa, setiap era tantangannya bisa berbeda-beda tapi prinsipnya sama bahwa pada akhirnya seringkali dilematis dihadapkan pada pilihan-pilihan yang tidak mudah," kata AHY.
AHY menyampaikan di satu sisi Indonesia punya kepentingan nasional yang harus diperjuangkan demi rakyat dan demi negara sendiri.
"Bisa bicara kedaulatan, bisa bicara keamanan, bisa bicara kesejahteraan untuk rakyat kita sendiri," kata AHY.
Baca Juga: Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
Tetapi di sisi lain sebagai warga dunia yang bertanggung jawab tentu Indonesia juga tidak bisa apatis.
"Tidak bisa cuek. Apalagi Indonesia negara besar, 280 juta orang dengan populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia juga, di kawasan yang sangat strategis. Tentu selalu diharapkan peran sertanya," ujar AHY.
Melalui pertemuan di Istana, SBY menyampaikan sejumlah pesan untuk Prabowo dalam menghadapi situasi terkini, baik tantangan di dalam maulun di luar negeri.
"Jadi Pak SBY juga mengingatkan atau menyampaikan pesan penguatan kepada Bapak Presiden Prabowo agar terus kokoh memastikan fiskal kita, ekonomi kita aman, energi kita aman, pangan kita aman, tapi juga kemudian kita selalu berupaya untuk terus bersama bangsa-bangsa lainnya mencari solusi agar terjadi perdamaian segera," tutur AHY.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Prabowo Kumpulkan Jokowi, SBY hingga Para Mantan Wapres di Istana Merdeka Malam Ini
-
Seskab Teddy Ungkap SBY dan Jokowi Hadir di Istana, Megawati Masih Teka-teki
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah