Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan krisis yang terjadi di wilayah Ukraina dan Rusia tidak akan mempengaruhi harga minyak Indonesia. Kendati demikian, Hatta menjelaskan kenaikan harga minyak dapat dipengaruhi oleh aksi spekulasi sehingga patut untuk lebih diwaspadai.
"Kalau harga minyak, dari fundamentalnya itu tidak akan ada kenaikkan karena melihat pertumbuhan ekonomi dunia, konsumsi serta suplai itu tidak ada sesuatu yang mengakibatkan harga naik," kata Hatta usai membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (12/3/2014) seperti dilansir Antara.
Hingga saat ini ICP (Indonesia Crude Price) masih berada di bawah rata-rata asumsi APBN 2014 atau berada pada kisaran 103 hingga 105 dolar AS per barel, sehingga menurut Hatta masih dapat dijadikan sebagai pegangan.
"Namun juga terjadi perkiraan produksi atau lifting yang masih lebih kecil dari asumsi. Ini yang harus diatur salah satunya dengan menjaga dari sisi demand," kata Hatta.
Krisis Rusia-Ukraina diduga oleh para analis dapat mempengaruhi harga minyak mentah dunia, karena Rusia bersama Arab Saudi adalah produsen minyak mentah terbesar dunia dan penghasil gas alam terbesar kedua di dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata
-
Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran
-
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD
-
Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini
-
Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material