Suara.com - Bank Indonesia menerima penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas kinerja dalam pelaksanaan alih media dokumen pengaturan dan pengawasan bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan diserahkan Kepala ANRI, Mustari Irawan kepada Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo di Gedung Bank Indonesia, Senin (17/3/2014).
Penghargaan yang diterima oleh Bank Indonesia ini merupakan penghargaan pertama yang diberikan oleh ANRI kepada lembaga negara terkait dengan proses alih media.
Bank Indonesia telah melakukan alih media 84.905 berkas pengaturan dan pengawasan bank, baik yang ada di Kantor Pusat Jakarta maupun di 41 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Indonesia. Proses alih media dilakukan dengan cara memindai (scanning) dokumen satu per satu untuk diubah dan disimpan dalam format digital (softcopy). Dokumen digital inilah kemudian yang diserahkan kepada OJK yang mengambil alih fungsi BI sebagai pengawas perbankan.
“Penghargaan ini tidak hanya menunjukkan profesionalitas pengelolaan dokumen dan kearsipan di Bank Indonesia, namun juga memperlihatkan dukungan penuh Bank Indonesia dalam menghantar fungsi pengaturan dan pengawasan bank kepada OJK,” kata Agus Martowardojo.
Agus Martowardojo menambahkan, penghargaan yang diterima Bank Indonesia kali ini merupakan yang ketiga yang pernah diberikan oleh Arsip Negara RI. Bekas Dirut Mandiri itu meminta masyarakat Indonesia mulai membiasakan diri melakukan pengarsipan dengan baik.
“Arsip itu adalah sumber informasi yang berharga untuk masa depan. Saya ingin kita menjaga karena kita di Indonesia kadang pandai berinvetasi beli barang tapi pada saat mendokumentasikan atau perawatan, pemeliharaan bahkan kearsipan tidak cukup menyediakan sumber daya. Sumber daya itu luas mulai dari manusia, teknologi sampai keuangan,” jelas Agus Martowardojo.
Berita Terkait
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?
-
Dollar Meroket Tembus Rp18Ribu, Istana Buka Suara
-
Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga
-
Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle
-
Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen
-
Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya