Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada tingkat tertinggi sejak 21 Maret pada Kamis atau Jumat (11/4/2014) pagi WIB, didukung risalah Federal Reserve akomodatif yang dirilis pada Rabu.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 14,6 dolar AS atau 1,12 persen, menjadi ditutup pada 1.320,5 dolar AS per ounce.
Emas ditutup melemah di lantai perdagangan, tetapi naik tipis di perdagangan elektronik tak lama setelah Federal Reserve merilis risalah pertemuan Maret pada Rabu.
Risalah pertemuan Fed mengindikasikan bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk jangka waktu yang lama karena para pejabat Fed khawatir tentang inflasi yang rendah. Suku bunga rendah cenderung menguntungkan emas.
Ekuitas AS yang diperdagangkan lebih rendah pada Kamis juga menambah kekuatan emas. Namun, karena pasar ekuitas AS cenderung terus meningkat, analis pasar memperingatkan bahwa kenaikan lebih lanjut dalam emas mungkin terbatas.
Harga minyak dunia turun setelah data perdagangan Cina lemah, namun kerugian dibatasi oleh sentimen positif permintaan AS dan ketegangan atas Ukraina.
Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 27 sen menjadi 103,33 dolar AS per barel. Minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Mei turun 52 sen menjadi berdiri di 107,46 dolar AS per barel pada akhir transaksi di London.
Data pemerintah pada Kamis menunjukkan impor Cina merosot 11,3 persen tahun-ke-tahun menjadi 162,4 miliar dolar Amerika pada Maret sedangkan ekspornya turun 6,6 persen menjadi 170,1 miliar dolar Amerika, menghasilkan surplus perdagangan sebesar 7,7 miliar dolar Amerika. (Antara/AFP/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material