Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada Jumat (28/3/2014), atau Sabtu (29/3/2014) pagi WIB dipicu oleh perekonomi Amerika yang membaik dan meredanya keterangan di Ukraina.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 0,5 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi 1.294,3 dolar AS per ounce.
Emas mengakhiri minggu ini dengan kerugian 3,1 persen, tetapi menutup kuartal pertama 2014 dengan keuntungan sebesar 7,7 persen.
Departemen Perdagangan Amerika kemarin melaporkan bahwa belanja konsumen AS naik 0,3 persen pada Februari disesuaikan secara musiman, pertumbuhan tercepat sejak November.
Tapi justru data ekonomi yang bergairah, seiring dengan pertumbuhan ekonomi AS 2,6 persen dan klaim pengangguran menyentuh tingkat terendah dalam empat bulan, malah menarik investor ke saham dari pasar emas.
Analis pasar percaya bahwa di bawah ekspektasi kenaikan dolar AS, pertumbuhan emas akan terbatas tahun ini.
Investor juga mencermati rencana Federal Reserve Amerika untuk mengurangi kembali pembelian obligasinya dan akhirnya kembali ke kebijakan moneter normal. (Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi I Turun 1,60%, 682 Saham Kebakaran
-
Janji Manis Purbaya Menguap, THR ASN Masih 'Ghaib' Jelang Pekan Kedua Ramadan
-
Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah