Suara.com - Kementerian Sosial menilai perlu ada atase sosial guna menangani masalah-masalah sosial para tenaga kerja Indonesa (TKI) yang kompleks di sejumlah negara seperti di Malaysia.
"Perlu atase sosial untuk mengatasi permasalahan sosial mereka sehari-hari, misalnya di Malaysia bisa lebih dari dua juta TKI berstatus ilegal," kata Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Andi ZA Dulung di Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Andi mencontohkan seperti di Malaysia ada ketentuan pemerintah setempat bahwa TKI yang bekerja di sana tidak boleh menikah, sedangkan TKI bisa bertahun-tahun di sana. Menurut Andi hal ini harus ada jalan keluarnya.
Begitu juga dengan masalah TKI di penampungan kedutaan yang perlu penanganan serius. Cukup banyak TKI yang bermasalah di negara tempat mereka bekerja bahkan harus berhadapan dengan hukuman penjara hingga hukuman mati.
Menurut Andi, wacana atase sosial sudah pernah disampaikan dalam rapat-rapat terkait penanganan TKI tapi belum fokus dibahas karena dinilai masih belum diperlukan.
"Mensos juga belum membuat surat resmi terkait perlunya dibentuk atase sosial," tambah Andi.
Kemensos turut berperan dalam penanganan TKI bermasalah yang dipulangkan, terutama yang memerlukan pendampingan baik untuk masalah psikososial maupun sakit.
Kemensos juga bertugas memulangkan TKI bermasalah sampai ke kampung halaman mereka dan memberikan bantuan untuk kehidupan mereka selama beberapa bulan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta
-
KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK
-
Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah
-
Sempat Tertekan, IHSG Berhasil Rebound 0,29 Persen
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK