Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menutup perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/4/2014) sekitar jam 16.00 WIB. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1 persen ketika ditutup Jokowi.
"Dengan mengucap bismillah, saya tutup perdagangan hari ini 4.816,58 naik 50,85 poin atau 1,07 persen," kata Jokowi yang juga calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Lalu Jokowi bercerita, bisa jadi ia ikut mempengaruhi penjualan saham hari ini. Sebab, katanya, kemarin harga saham turun, tapi hari ini menguat.
"Kemarin turun tiga persen IHSG, sekarang saya datang naik sedikit 1,07 persen. Kalau begitu saya harus sering-sering ke sini," kata dia.
Jokowi mengatakan BEI merupakan ruang untuk memperlihatkan pergerakan ekonomi Tanah Air.
"Selain itu, perusahaan yang mendapatkan keuntungan yang besar juga bisa terlihat di sini," kata Jokowi.
Jokowi tidak sendirian menutup perdagangan saham sore ini. Ia didampingi jajaran direksi BEI, di antaranya, Direktur Utama BEI Ito Warsito dan Direktur BEI Friderica Widyasari Dewi. Jajaran direksi BEI terlihat kompak berseragam warna merah.
Ito menambahkan menguatnya harga saham sore ini turut dipengaruhi oleh hasil Pemilihan Legislatif (Pileg).
"Ada pengaruhnya dari Pileg dengan perdagangan hari ini," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta