Suara.com - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham memutuskan untuk mengangkat Gandhi Putra Ismail sebagai Direktur Utama menggantikan Sukoriyanto Saputro. Untuk selanjutnya, Sukoriyanto Saputro menjabat sebagai Komisaris.
RUPS juga mengangkat Laksmi Mustikaningrat sebagai Direktur. Sebelumnya, Laksmi menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) kredit.
Bank Mutiara juga mengangkat Felix Istyono Hartadi Tiono sebagai Direktur Kepatuhan dan Hukum menggantikan Erwin Prasetio. Sementara itu, untuk Direktur Treasury dan International Banking Bank Mutiara, tetap dijabat oleh Ahmad Fajar.
Selain itu, perseroan juga menambah satu anggota komisaris, yaitu Didik Madiyono yang merupakan Direktur Grup Pelaksana Resolusi Bank - LPS.
"Pergantian pengurus merupakan dinamika yang wajar dan lazim terjadi. Hal ini juga diperlukan untuk menjaga kesinambungan bisnis Bank Mutiara di bisnis perbankan termasuk dalam menghadapi proses divestasi perseroan," kata Sekretaris Perusahaan Bank Mutiara, Rohan Hafas.
Menurut dia, keberhasilan manajemen yang digantikan dalam meletakkan pondasi bisnis dan divestasi mendapatkan apresiasi positif dari pemegang saham.
"Pergantian pengurus perseroan lebih pada reposisi untuk mendukung proses peningkatan value divestasi secara optimal," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba
-
Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar
-
Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi
-
Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000
-
Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?
-
Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global
-
Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik