Suara.com - Calon investor diprediksi akan menunggu kasus hukum Bank Century selesai sebelum memutuskan untuk membeli Bank Mutiara. Bank Mutiara adalah nama baru Bank Century setelah diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Pengamat ekonomi Yanuar Rizki mengatakan, kalau Bank Mutiara dijual ketika kasus hukum masih berjalan maka mereka pasti akan meminta harga murah. Karena itu, dia berharap kasus hukum yang mendera Bank Century bisa cepat selesai.
“Kasus hukum Bank Century ini kalau menurut saya sudah terlalu lama. LPS sudah dua tahun berusaha untuk menjual Bank Century dengan harga Rp6,7 triliun sesuai dengan dana bailout yang diberikan pemerintah tetapi gagal. Tahun ini, Bank Mutiara harus dijual dengan harga berapa pun. Karena itu, investor kemungkinan baru akan bersedia membelia Bank Mutiara ketika kasus hukum Bank Century sudah tuntas,” kata Yanuar kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/5/2014).
Bank Century menerima dana talangan sebesar Rp6,7 triliun dari LPS pada 2008. Dana itu diberikan untuk menyelamatkan bank tersebut dari kolaps dan mencegah terjadinya penarikan dana besar-besaran oleh nasabah alias rush apabila bank tersebut ditutup. Pemberian dana talangan untuk Bank Century dinilai telah menimbulkan kerugian kepada negara.
Kasus dana “bailout” Bank Century ini sudah menyeret mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya sebagai terdakwa. Sejumlah pihak yang terlibat dalam keputusan untuk memberikan dana talangan kepada Bank Century sudah dipanggil menjadi saksi di Pengadilan Tipikor. Mulai dari mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Wakil Presiden Boediono hingga mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono.
Sejak diambil alih oleh Lembaga Penjaminan Simpanan, nama Bank Century diganti menjadi Bank Mutiara. Sesuai dengan UU, LPS wajib menjual Bank Mutiara sebesar Rp6,7 triliun atau sama dengan jumlah dana talangan yang diberikan.
Batas waktu untuk menjual Bank Mutiara dengan harga Rp6,7 triliun paling lambat akhir 2013. Tahun ini, LPS boleh menjual Bank Mutiara sesuai dengan harga pasar. Akhir bulan lalu, sudah ada 11 investor yang mengajukan diri untuk menjadi calon pembeli Bank Mutiara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
-
Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja
-
Pegadaian Pastikan Likuiditas Emas Aman Lewat Gadai dan Buyback
-
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit
-
Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran