Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan minta kepada perusahaan swasta termasuk milik pemerintah untuk mempercepat membayar Tunjangan Hari Raya kepada karyawanan.
"Jika perlu tunjangan hari raya (THR) dibayar dua minggu sebelum lebaran," kata Menteri Dahlan Iskan.
Ia mengatakan, percepatan pembayaran THR itu antara lain untuk mengantisipasi mudik Lebaran agar tidak menumpuk terutama waktu yang berdekatan dengan Idul Fitri itu.
Selama ini penumpang mulai ramai mudik setelah mereka mendapatkan THR yang dibayar sudah dekat dengan Lebaran. Itu berdasarkan pengalaman selama ini karena karyawan umumnya baru akan mudik setelah mendapatkan THR.
“Jadi dibayar dengan segera maka karyawan bisa mudik ke kampung halaman lebih cepat sehingga dapat mengurangi penumpukan saat menjelang Lebaran.
Memang, khusus untuk angkutan kereta api dipermudah dalam memberikan pelayanan. Hal ini karena pemesanan karcis bisa menggunakan telepon genggam dan mini market karena tersedia melalui online, “ kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran
-
5 Rekomendasi Outfit Keluarga Lebaran 2026 Tema Earth Tone yang Elegan
-
Promo JSM Alfamart Diperpanjang, Minyak Goreng 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini
-
Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat
-
Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan
-
Nasabah Diminta Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri, Salah Satunya Promo Belanja
-
BCA Ubah Jam Operasional Kantor Cabang Selama Nyepi dan Libur Lebaran, Catat Jadwalnya
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut