Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan peluang untuk memperpanjang Kontrak Karya Freeport Indonesia sangat terbuka, sembari memperhatikan kepentingan nasional.
"Semua masalah itu akan kita hadapi dengan rasional, mementingkan kepentingan nasional kita. Sangat sangat mungkin bisa diperpanjang, kenapa tidak?" ujar calon presiden bernomor urut satu itu saat ditanya wartawan usai dialog dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) di Jakarta, Jumat malam (20/6/2014).
Menurut capres yang diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan itu, selama perusahaan tambang asal Amerika Serikat memperhatikan kepentingan Indonesia, kontrak karyanya yang akan habis di 2021 bisa kembali diperpanjang.
Kontrak Karya Freeport, yang beroperasi di Papua, sudah berlangsung sejak 1967 dan akan berakhir di 2021. Sebelumnya, kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan bahwa Freeport sudah meminta perpanjangan kontrak hingga 2041, tetapi ditolak oleh pemerintah. Alasan penolakan itu karena menurut Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 permohonan perpanjangan kontrak bisa diajukan paling cepat dua tahun dan paling lambat enam bulan sebelum masa kontrak habis.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS