Suara.com - Tiket mudik Lebaran untuk dua kereta api tambahan yang disiapkan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 1 Jakarta sudah habis mulai dari H-1 hingga H-5.
Juru bicara PT KAI Daop 1 Agus Komarudin mengatakan, dua kereta api tambahan itu bisa mengangkut 1.600 penumpang. Namun, sejak dibuka hari Sabtu lalu, pemesanan membludak.
Penumpang yang ingin berangkat ke Kutoarjo dan Semarang Tawang hanya bisa memesan tiket untuk keberangkatan pada Hari H dan juga H+1 yang masih tersisa hingga hari ini.
“Karena pesannya lewat online jadi kapasitas yang tersedia cepat habis terjual. Tadi pagi, H-1 sampai H-5 sudah habis semua. Sedangkan untuk Lebaran dan H+1 masih ada tersisa namun tidak banyak. Calon penumpang bisa memesan langsung melalui online dan jangan membeli tiket di stasiun,” kata Agus kepada suara.com melalui sambungan telepon.
Agus mengatakan, dua kereta api tambahan yang merupakan produksi PT Inka tersebut adalah KA ekonomi AC Manoreh Lebaran dan Sawunggalih Lebaran. Dua kereta tersebut aka berangkat dari Stasiun Pasar Senen.
Menurut dia, semua tiket untuk perjalanan regular mudik Lebaran juga sudah tidak ada yang tersisa. PT KAI Daop I tidak akan menambah gerbong tambahan untuk rangkaian perjalanan mudik Lebaran karena kapasitasnya sudah terpakai semua.
“Peluang untuk mendapatkan gerbong tambahan kalau Daop VI Yogyakarta, atau Daop VII Madiun atau Daop VIII Surabaya menambah gerbong, maka ketika sampai di Jakarta bisa ada tambahan gerbong untuk yang akan mudik Lebaran. Namun, saya belum tahu pasti apakah di luar Daop I akan menambah gerbong untuk mudik Lebaran nanti,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!
-
Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
-
Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram
-
Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA
-
Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya
-
Emiten HGII Tebar Dividen Buat Pemegang Saham, Berapa Besarannya?
-
AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok
-
BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24